Kemenhut|inggris|pertemuan bilateral|kerjasama kehutanan|Raja Juli Antoni

Pertemuan Bilateral RI-Inggris Perkuat Kerjasama Konservasi Hingga Pembiayaan Hutan Lindung

Oleh: Ronal

25 Juni 2026, 00:47
Pertemuan Bilateral RI-Inggris Perkuat Kerjasama Konservasi Hingga Pembiayaan Hutan Lindung

Foto : Dok Kementerian Perhutanan

Pasardana.id – Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Kehutanan (Menhut) RI Raja Juli Antoni menggelar pertemuan bilateral dengan Inggris yang diwakili oleh Perwakilan Khusus Bidang Alam Ruth Davis di London, Inggris, awal pekan ini.

Pertemuan keduanya yang merupakan bagian dalam rangkaian London Climate Action Week ini sebagai tindak lanjut dari penguatan kerja sama di bidang konservasi alam, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pembiayaan berkelanjutan bagi kawasan lindung.

Dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, (24/6), Menhut Raja Antoni mengatakan kedua pihak membahas perkembangan implementasi Satuan Tugas Konservasi Bentang Alam dan Spesies Ikonik yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026.

Menhut pun mengapresiasi dukungan pemerintah Inggris terhadap agenda konservasi Indonesia, termasuk dukungan awal sebesar 2 juta poundsterling yang telah diumumkan pada April lalu.

“Indonesia telah memiliki landasan hukum yang kuat serta dukungan politik pada tingkat tertinggi untuk memperkuat konservasi alam. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan mandat tersebut menjadi reformasi kebijakan, proyek percontohan yang dapat direplikasi, dan hasil konservasi yang terukur bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujar dia, seperti dikutip Antara.

Ditegaskan Menhut, pengembangan pembiayaan inovatif untuk konservasi merupakan pelengkap pembiayaan pemerintah dan bukan bentuk privatisasi taman nasional.

Kata Menhut, seluruh pendekatan yang dikembangkan akan tetap menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, integritas ekologis, serta manfaat yang adil dan inklusif bagi masyarakat sekitar kawasan.

Dalam kesempatan tersebut juga kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai pengembangan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) sebagai salah satu model konservasi bentang alam yang mengintegrasikan perlindungan spesies kunci, penguatan ekonomi masyarakat, serta mobilisasi investasi jangka panjang untuk konservasi.

Menhut menyampaikan, Indonesia saat ini memiliki 57 taman nasional dengan luas hampir 18 juta hektare yang menjadi rumah bagi berbagai spesies ikonik dunia dan ekosistem penting.

“Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan pendekatan pembiayaan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kawasan, termasuk melalui skema blended finance, filantropi, dan pembiayaan publik, guna menutup kesenjangan pendanaan konservasi yang masih cukup besar,” kata Menhut.

Ia menambahkan, pertemuan bilateral ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadapi tantangan global terkait hilangnya keanekaragaman hayati dan perubahan iklim.

“Indonesia dan Inggris sepakat untuk terus memperkuat dialog serta menjajaki berbagai peluang kerja sama konkret guna mendukung pengelolaan kawasan lindung yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Raja Antoni.

Berita Terkini

See More