See More

18 Juli 2026, 07:45

18 Juli 2026, 07:19

18 Juli 2026, 07:09

17 Juli 2026, 23:14

17 Juli 2026, 23:04

17 Juli 2026, 22:54
Singapura (SGS)|kerja sama|energi bersih|kelistrikan|lawrence wong|BPI Danantara
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Presiden Prabowo Subianto sepakat memperkuat kerja sama dengan Singapura di sektor energi bersih sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan energi, mempercepat transisi energi, serta tantangan global.
Seusai pertemuan bilateral kedua pemimpin negara di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7), Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengatakan, dinamika geopolitik di Timur Tengah semakin menegaskan pentingnya menjaga keamanan pasokan energi sekaligus mempercepat diversifikasi sumber energi.
"Perkembangan terkini di Timur Tengah telah mengingatkan kita akan pentingnya keamanan dan diversifikasi energi," ucap Wong.
Menurut Wong, Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang besar.
Karena itu, Singapura ingin menjadi mitra strategis dalam pengembangan energi bersih di Indonesia.
Salah satu proyek yang sedang dikembangkan bersama adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berskala besar di Morowali, Sulawesi Tengah.
"Itulah sebabnya kami bersama-sama membangun salah satu proyek solar terbesar di Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah. Hal ini akan membuka pasokan listrik yang bersih untuk industri listrik di sana," ujar Wong.
Komitmen kerja sama ini dituangkan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan Keppel Electric, Sembcorp Industries, dan Singapore Energy Interconnections. Dimana kedua pemimpin negara sama-sama menyaksikan.
MoU tersebut menjadi dasar penyusunan peta jalan negosiasi dan pembahasan teknis untuk merealisasikan proyek perdagangan listrik lintas batas antara Indonesia dan Singapura.
Tak hanya memberikan mamfaat bagi kedua negara, Wong menilai proyek tersebut juga menjadi fondasi bagi pengembangan jaringan listrik ASEAN dan penguatan ketahanan energi kawasan.
"Hal ini juga akan menjadi landasan penting bagi jaringan listrik ASEAN yang lebih luas, serta memperkuat ketahanan energi di seluruh wilayah kita," tegas Wong.