pemberantasan korupsi|Badan Usaha Milik Negara (BUMN)|pembenahan BUMN|Presiden Prabowo Subianto

Perang Melawan Korupsi, Prabowo Akan Tertibkan Tata Kelola BUMN

Oleh: Ronal

13 Juli 2026, 01:12
Perang Melawan Korupsi, Prabowo Akan Tertibkan Tata Kelola BUMN

Foto : BPMI Setpres

Pasardana.id – Pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyatakan dengan tegas akan membenahi tata kelola badan usaha milik negara (BUMN).

Hal tersebut sebagai bagian dari upaya negara dalam memperkuat perekonomian nasional dan perang dalam melakukan pemberantasan korupsi.

Saat berpidato pada Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7), Presiden Prabowo mengungkap bahwa Indonesia saat ini memiliki dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) yang berasal dari konsolidasi lebih dari 1.000 BUMN dengan nilai mencapai US$ 1 triliun atau sekitar Rp 18.000 triliun (asumsi kurs Rp 18.000 per dolar AS).

“Kita juga dalam 1 tahun pemerintahan kita, kita sekarang sudah konsolidasikan semua BUMN kita menjadi satu dana kedaulatan, sovereign wealth fund, dana kekayaan kedaulatan. Seribu BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi nilainya adalah 1.000 miliar dolar, 1 triliun dolar Amerika. Kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia," kata Prabowo.

Karena itu, Presiden meminta masyarakat tidak lagi merasa rendah diri terhadap kemampuan Indonesia. Menurut dia, potensi ekonomi nasional sangat besar apabila dikelola secara baik dan transparan.

Presiden kemudian menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pembenahan di tubuh BUMN. Ia menyebut praktik korupsi yang selama ini terjadi harus dihentikan.

"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi. Saudara ingin presidenmu bicara apa adanya kan?" ujarnya.

Tak hanya itu, Presiden juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku korupsi agar menghentikan praktik yang merugikan negara dan juga masyarakat.

"Hai para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau. Hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan, kembalikan kekayaan rakyat. Kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan," tegasnya.

Kata Presiden, pemberantasan korupsi menjadi langkah penting agar anggaran negara dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk memperbaiki kualitas pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan aparatur negara.

"Rakyat butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak meres dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka enggak korupsi," kata Prabowo.

Terakhir, dirinya mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap bersatu meski memiliki perbedaan pilihan politik. Menurut Presdien Prabowo, persatuan menjadi modal penting untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Berita Terkini

See More