ANALIS MARKET (13/4/2026): IHSG Diperkirakan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup cenderung melemah pada Jumat (10 Apr): Dow -0.56%, S&P 500 -0.11%, dan Nasdaq +0.35%. S&P 500 turun tipis pada Jumat, namun tetap mencatat kenaikan mingguan terbaik sejak November seiring pasar memantau gencatan senjata AS–Iran yang masih rapuh. Yield US Treasury 10 tahun naik 0.97% ke 4.317%, sementara Indeks Dolar AS turun 0.17% ke 98.65.

Pasar komoditas juga ditutup mayoritas melemah pada Jumat (10 Apr): WTI turun 1.33% ke USD 96.57/barel, Brent turun 0.75% ke USD 95.20/barel, batu bara turun 1.89% ke USD 129.90/ton, CPO naik 0.86% ke MYR 4,538/ton, dan emas turun 0.36% ke USD 4,750/ons.

Pasar Asia ditutup menguat pada Jumat (10 Apr): Hang Seng naik 0.55%, Nikkei melonjak 1.84%, dan Shanghai naik 0.51%. IHSG naik 2.07% ke 7,458.50, dengan asing mencatat net buy sebesar IDR 193.8 miliar, terdiri dari net buy IDR 239.8 miliar di pasar reguler dan net sell IDR 46.0 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler terjadi pada BUMI (IDR 183.9 miliar), BRPT (IDR 129.0 miliar), dan ANTM (IDR 92.6 miliar), sementara net buy terbesar tercatat pada BBCA (IDR 302.0 miliar), ASII (IDR 147.1 miliar), dan UNTR (IDR 111.2 miliar). Top leading movers adalah DSSA, BREN, dan TPIA, sedangkan top lagging movers adalah BBCA, BBRI, dan BMRI.

Adapun diperdagangan Senin (13/4) pagi ini, KOSPI (-1.20%) dan Nikkei (-0.73%) dibuka melemah.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG akan bergerak turun seiring sentimen negatif dari pasar regional dan global,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (13/4).