ANALIS MARKET (13/4/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Mixed dengan Kecenderungan Menguat
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu (10/4), IHSG ditutup menguat +150,91 poin (+2,07%) ke level 7.458,50.
Penguatan IHSG tersebut didorong oleh optimisme pasar terhadap negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang meredakan kekhawatiran krisis energi, ditambah dengan aksi beli bersih investor asing (net buy) serta laporan penambahan kepemilikan saham oleh institusi global seperti BlackRock di emiten besar.
Kemudian, penguatan ini semakin solid berkat performa impresif sektor perbankan dan industri yang menjadi motor penggerak indeks, mencerminkan pemulihan kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik di tengah tren positif bursa regional Asia.
Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup variatif, seperti DJIA (-0,56%), S&P 500 (-0,11%), & Nasdaq (+0,35%).
Bursa saham AS menutup perdagangan Jumat dengan hasil variatif namun tetap bertahan di dekat level tertinggi lima minggunya, sekaligus mengukuhkan lonjakan signifikan sepanjang pekan ini berkat meredanya tensi geopolitik.
Meski gencatan senjata dua minggu di Timur Tengah masih bertahan, pasar tetap waspada terhadap risiko negosiasi di Pakistan akhir pekan ini akibat penutupan Selat Hormuz dan konflik Israel-Hizbullah yang berkelanjutan.
Ketangguhan pasar ini tercermin dari performa mingguan yang solid, di mana Nasdaq memimpin penguatan sebesar +4,68%, diikuti oleh S&P 500 yang naik +3,56%, dan DJIA juga naik +3,04%.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Feb26),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Senin (13/4).

