See More

06 Oktober 2026, 08:21

06 Oktober 2026, 08:13

06 Oktober 2026, 08:08

06 Oktober 2026, 08:06

06 Oktober 2026, 07:59

06 Oktober 2026, 07:39
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak menguat, didorong oleh melandainya imbal hasil (yield) US Treasury serta sentimen positif terkait rencana kebijakan energi Presiden AS Donald Trump.
Presiden Trump dilaporkan tengah menyiapkan perintah eksekutif (executive order) untuk memperluas akses terhadap bahan bakar diesel bebas pajak (tax-exempt diesel) guna meredam kenaikan biaya bahan bakar, yang rencananya diumumkan dalam waktu dekat.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat cukup solid sebesar +1,36%, ditopang utama oleh performa positif sektor energi dan perbankan.
Kendati investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (foreign net sell) sebesar Rp123 miliar, nilai tukar rupiah terpantau menguat ke level Rp17.893 per USD.
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan melanjutkan tren penguatan dengan menguji area resistance di kisaran level 6.185,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Selasa (06/10).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar, yaitu:
-AKRA - Trading Buy, Entry Price: 1475-1500, Target Price: 1550, 1580 SL if closed <1435
-UNTR - Trading Buy, Entry Price: 25200-25600, Target Price: 26400, 27000 SL if closed <24150
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.