Jakarta–Riyadh Kini Terhubung Langsung, Riyadh Air Bidik Pasar Bisnis hingga Jemaah Umrah
Oleh: Corri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id - Riyadh Air, maskapai penerbangan nasional baru Arab Saudi, hari ini resmi membuka penjualan tiket untuk rute langsung barunya ke Jakarta, Indonesia.
Rute yang akan mulai beroperasi pada 16 November 2026 ini menjadi capaian penting dalam ekspansi pesat Riyadh Air di seluruh Asia, sekaligus menambah portofolio destinasi yang dapat dipesan menjadi 16 tujuan.
Langkah ini juga memperkuat jaringan global maskapai yang menghubungkan pusat-pusat bisnis dan budaya dunia melalui Riyadh.
“Pembukaan penjualan tiket untuk rute Jakarta menjadi pencapaian penting dalam ekspansi global Riyadh Air yang pesat di seluruh Asia. Penerbangan ini mencerminkan komitmen strategis kami untuk menghubungkan pasar-pasar global utama melalui Riyadh, mendorong pertumbuhan bisnis dan pariwisata sejalan dengan Visi 2030, serta menghadirkan pengalaman perjalanan berbasis digital yang luar biasa dengan armada canggih Boeing 787-9 Dreamliner kami. Kami berharap dapat segera menambah frekuensi penerbangan pada rute ini seiring meningkatnya permintaan,” ujar Tony Douglas, Chief Executive Officer Riyadh Air dalam siaran pers, Senin (05/10).
Selanjutnya dijelaskan, mulai 16 November 2026, Riyadh Air akan mengoperasikan tiga penerbangan setiap minggu antara Bandara Internasional King Khalid (RUH) dan Bandara Internasional Soekarno–Hatta (CGK) di Jakarta.
Penerbangan berangkat dari Riyadh pada pukul 22.50 waktu setempat dan tiba di Jakarta pada pukul 12.00 WIB keesokan harinya.
Penerbangan kembali berangkat dari Jakarta pada pukul 15.00 WIB dan tiba di Riyadh pada pukul 20.15 waktu setempat.
Dengan menghubungkan ibu kota dua negara anggota G20 tersebut, layanan penerbangan langsung ini mendukung percepatan perdagangan, perjalanan bisnis, dan hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.
Tercatat, total perdagangan bilateral dari kedua negara tersebut mencapai USD 6,6 miliar pada tahun 2025 dan USD 2,6 miliar pada paruh pertama tahun 2026 saja, didukung oleh pertukaran sektor otomotif yang kuat dan melebihi USD 1,7 miliar per tahun.
Akses ke Arab Saudi dan Destinasi Lainnya
Sebagai ibu kota dan pusat perdagangan, Riyadh menawarkan para pengunjung dari Jakarta akses langsung ke berbagai atraksi modern, landmark budaya, serta lanskap ekonomi yang dinamis di Arab Saudi.
Bersama Riyadh Air, penumpang dapat melakukan penerbangan lanjutan ke Jeddah, gerbang utama menuju Makkah dan Madinah.
Kehadiran rute ini tidak hanya menjadi jalur penting bagi perjalanan dinas pemerintah dan korporasi, tetapi juga mendukung kenyamanan perjalanan ibadah haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.
Layanan penerbangan ini sekaligus menjawab potensi pasar yang besar, mengingat kuota jemaah haji Indonesia mencapai 203.149 orang pada tahun 2026.
Layanan baru ini juga menempatkan Bandara Internasional King Khalid sebagai pusat transportasi utama yang menawarkan koneksi lanjutan secara mulus melalui jaringan global Riyadh Air yang terus berkembang.
Maskapai ini mempermudah penumpang dari Indonesia untuk mengunjungi pusat-pusat bisnis, pendidikan, mode, dan pariwisata utama Eropa dalam satu rangkaian perjalanan.
Dari Jakarta, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan lancar ke London, Manchester, Madrid, dan Milan.




