Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)

ANALIS MARKET (05/10/2026): IHSG Berpotensi Menguat

Oleh: Ria

05 Oktober 2026, 07:55
ANALIS MARKET (05/10/2026): IHSG Berpotensi Menguat

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak menguat pada perdagangan Jumat (02/10), dipimpin oleh Nasdaq (+1,19%), S&P 500 (+0,73%), NYSE Composite (+0,54%), dan Dow Jones (+0,49%).

Penguatan bursa AS terakselerasi pasca rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) yang berada jauh di bawah periode sebelumnya maupun estimasi konsensus, diiringi oleh kenaikan tingkat pengangguran (unemployment rate).

Meskipun Federal Reserve sempat memberikan sinyal peluang kenaikan suku bunga acuan sekali lagi jelang akhir tahun, melambatnya data tenaga kerja memperbesar risiko ekonomi jika pengetatan moneter dilanjutkan.

Kondisi ini memperkuat ekspektasi pasar yang terekam pada CME FedWatch Tool bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan (hold rate) pada pertemuan FOMC mendatang.

Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan sebesar -3,28% sepanjang pekan lalu akibat kombinasi tekanan risiko eksternal dan internal, disertai aksi jual bersih investor asing (foreign net outflow) yang mencapai Rp3,9 triliun.

Nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.000 per USD diproyeksikan masih akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp17.900 – Rp18.100 per USD.

“Untuk perdagangan hari ini, IHSG berpotensi mengalami penguatan menguji area level 6.090, didukung oleh sentimen positif dari bursa global serta berjalannya kepastian fiskal dalam negeri seiring telah resminya pengesahan RUU RAPBN,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Senin (05/10).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:

-VKTR - Trading Buy, Entry Price: 815-830, Target Price: 890, 915 SL if closed <790

-ESSA - Trading Buy, Entry Price: 570-590, Target Price: 625, 650 SL if closed <535

Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.

Berita Terkini

See More