Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Teknologi
Oleh: Rezy
foto: istimewa
Pasardana.id - Wall Street menguat pada Rabu (21/10/2026) dipicu lonjakan saham sektor teknologi.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 360,21 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 52.856,09. Indeks S&P 500 meningkat 44,6 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 7.757,17. Indeks komposit Nasdaq melonjak 278,04 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 26.702,86.
Saham Super Micro melambung 9,5 persen setelah perusahaan tersebut memperkirakan pendapatan kuartalan dan margin profit melampaui estimasi.
Saham SpaceX melonjak 7,8 persen setelah Elon Musk mengatakan bahwa merger antara SpaceX dan Tesla akan menjadi sebuah ide yang bagus. SpaceX juga mencatatkan keuntungan pertama sebagai perusahaan publik. Saham Tesla meningkat 3,4 persen.
Saham Meta Platforms naik 0,5 persen meningkatkan perkiraan belanja tahunan.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2026 naik 0,2 persen menjadi US$4.150 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,24 persen, dipicu lonjakan saham barang mewah.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 19,88 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 10.752,88. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 340,62 poin, atau sekitar 1,35 persen, menjadi 25.645,04.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 231,1 poin, atau sekitar 1,21 persen, menjadi 19.323,5. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 83,19 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 7.921,68.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi 1,339 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1933 euro per pound.





