Indeks Kospi Melambung 3,29 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
**Pasardana.id **- Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 182,92 poin, atau sekitar 3,29 persen, pada Rabu (21/10/2026), menjadi 5.735,66.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 214,35 juta saham senilai 17,16 triliun won atau sekitar US$12,96 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 487 berbanding 372.
Angka indeks mengalami rebound dipicu penguatan saham semikonduktor seiring meredanya kekhawatiran terhadap belanja kecerdasan buatan setelah Super Micro Computer mencatatkan perolehan laba melampaui ekspektasi.
Lonjakan indeks Kospi membuat Korea Exchange mengaktifkan buy-side sidecar jelang pukul 11 pagi waktu setempat, membuat program perdagangan saham terhenti selama lima menit.
“Angka indeks mengalami rebound dipicu aksi beli para investor seiring merednya kekhawatiran terhadap harga minyak dunia dan suku bunga, serta perolehan positif Super Micro,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor asing meraup saham senilai 659,96 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 1,13 triliun won dan 72,22 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 5,67 persen dan 5,81 persen.
Saham SK Corporation, perusahaan holding SK Group, meroket 12,62 persen, setelah sempat anjlok 8 persen pada sesi sebelumnya.
Saham perusahaan manufaktur peralatan elektronik LS Electric melonjak 7,02 persen usai melaporkan perolehan laba kuartal ketiga melampaui ekspektasi.
Saham perusahaan pertahanan LIG D&A terjun 9,03 persen usai mendapat pelarangan mengajukan kontrak pertahanan dari agensi penyediaan senjata militer Korea Selatan untuk dua tahun ke depan karena tuduhan penyuapan.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 0,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.325,2 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,06 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 14,4 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 8.831,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Thailand melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 22,34 poin, atau sekitar 0,6 persen, menjadi 3.713,03.





