Berkontribusi dalam Pemeliharaan Perdamaian, Sekjen PBB Apresiasi Pemerintah RI
Oleh: Ronal

Foto : BPMI Setpres
Pasardana.id - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Indonesia atas kontribusi dalam pemeliharaan perdamaian.
Guterres yang tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (17/10) malam, mengucapkan terima kasih untuk Indonesia atas dukungnya terhadap multilateralisme dan PBB termasuk dalam operasi pemeliharaan perdamaian.
Seperti disampaikan dalam rilis Kantor PBB di Jakarta, Guterres juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif serta memajukan aksi iklim.
Antonio Guterres berada di Indonesia selama tiga hari. Hari ini, Minggu (18/10), Presiden Prabowo Subianto menerima Sekjen Guterres di kediaman pribadi Presiden, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kedatangan Guterres disambut hangat secara langsung oleh Presiden Prabowo, dengan diiringi anak-anak yang mengenakan pakaian adat Nusantara.
Turut serta sejumlah pejabat yang mendampingi Presiden, diantaranya Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kemudian, ada pula Wakil Tetap RI untuk New York Umar Hadi.
Sementara itu, Guterres didampingi oleh sejumlah utusan khusus dan kepala perwakilan, di antaranya Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air Retno Marsudi, dan Kepala Perwakilan PBB (UN resident coordinator) untuk Indonesia Gita Sabharwal.
Pertemuan bilateral ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB. Dalam siaran resmi dari Sekretariat Presiden RI, keduanya juga membahas sejumlah isu strategis antara dua pihak.
Melalui pertemuan di Hambalang kali ini, Indonesia terus memperkuat dialog dan komunikasi dengan PBB sebagai bagian dari upaya mendorong kerja sama multilateral dalam merespons dinamika dan tantangan global.
"Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral," demikian siaran resmi Sekretariat Presiden.




