Indeks Kospi Turun 0,15 Persen
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 3,86 poin, atau sekitar 0,15 persen, pada Selasa (4/3/2025), menjadi 2.528,92.
Volume perdagangan moderat mencapai 475,57 juta saham senilai 12,84 triliun won atau sekitar US$8,78 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 590 berbanding 310.
Angka indeks melemah untuk sesi ketiga beruntun setelah penetapan tarif terhadap produk-produk impor dari Meksiko, Kanada, dan Tiongkok oleh pemerintah Amerika berlaku mulai hari ini.
Sebagai respon, Tiongkok menyatakan akan menetapkan tarif 10-15 persen terhadap beberapa produk yang diimpor dari AS, serta mengimplementasikan pembatasan ekspor. Kanada juga berjanji akan melakukan tindakan balasan.
“Isu tarif seperti telah diperkirakan sebelumnya menciptakan volatilitas, namun tampaknya tidak akan menyebabkan keterpurukan di pasar saham,” jelas Han Ji-Young, periset Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Para investor juga mengkhawatirkan data terbaru yang menunjukkan bahwa produksi industri, penjualan ritel, dan investasi fasilitas mengalami penurunan pada Februari dari bulan sebelumnya.
Investor institusi dan asing masing-masing melepas saham senilai 147,22 miliar won dan 196,61 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 206,31 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan saham SK Hynix merosot 2,16 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung Biologics naik 0,36 persen, sedangkan saham Celltrion turun 0,27 persen.
Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution terjun 5,68 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver turun 0,72 persen.
Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor merosot 1,4 persen, sedangkan saham Kia meningkat 0,11 persen. Saham perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace dan Hyundai Rotem masing-masing meroket 18,01 persen dan 10,87 persen.
Saham perusahaan galangan kapal HD Hyundai Heavy dan Hanwha Ocean masing-masing meningkat 6,25 persen dan 14,54 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.461,8 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,47 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 47,60 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 8.198,1. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa SIngapura, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 7,29 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 3.324,21. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 64,5 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 22.941,77.

