ANALIS MARKET (11/7/2024) : IHSG Memiliki Ruang Penguatan Namun Dibayangi Aksi Profit Taking

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/7), IHSG ditutup menguat 17,24 poin (+0,24%) ke 7.287,04.

IHSG berhasil melanjutkan penguatan didorong katalis optimisme dari Kemenkeu yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 akan berada di level 5%-5,2%.

Di saat yang sama, pelaku pasar menyambut positif pernyataan Jerome Powell di Kongres, yang mengindikasikan ruang penurunan suku bunga The Fed di bulan September semakin besar peluangnya.

Kemudian, terapresiasinya nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS sebesar 0,15% menjadi Rp16.256 (JISDOR) menjadi tambahan booster untuk IHSG.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, dimana DJIA (+1,09%), S&P 500 (+1,02%), & Nasdaq (+1,18%).

Penguatan tersebut didorong meningkatkan optimisme investor menjelang data inflasi utama dan laporan pendapatan kuartal kedua.

Pelaku pasar bertaruh untuk penurunan suku bunga pada bulan September setelah komentar Jerome Powell bahwa ekonomi AS "tidak lagi terlalu panas".

Powell juga mencatat kemajuan inflasi dan menyebutkan bahwa pasar tenaga kerja "bukan merupakan sumber tekanan inflasi yang luas bagi perekonomian saat ini".

Sektor teknologi mengungguli, dengan para pembuat chip memimpin kenaikan karena Nvidia (+2,7%), AMD (+3,8%), dan Micron Tech (+4%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG memiliki ruang penguatan, namun dibayangi taking profit oleh investor, pasalnya sebulan terakhir sudah menguat +6,29%,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (11/7).