Pemerintah Ajak Korsel Tingkatkan Investasi Pengembangan Teknologi di RI

Foto : dok. Kemenko Perekonomian

Pasardana.id - Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak perusahaan-perusahaan asal Korea Selatan untuk meningkatkan investasinya di dalam pengembangan teknologi di Indonesia, terutama terkait penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

“Kami berharap, agar Korea Selatan dapat meningkatkan investasinya di berbagai bidang, salah satunya di bidang pengembangan teknologi ini, termasuk juga untuk peningkatan SDM-nya dengan dukungan pelatihan di bidang teknologi tentunya,” kata Airlangga Hartarto di Seoul, Korea Selatan, Senin (20/5) kemarin.

Dalam hal ini, Menko juga turut menyampaikan apresiasinya terhadap LG CNS, anak usaha perusahaan asal Korea Selatan, LG Corporation yang berfokus menyediakan layanan teknologi informasi, yang telah menandatangani perjanjian kerja sama di bidang teknologi dengan Sinar Mas Group.

Kedua perusahaan tersebut berkolaborasi untuk mendirikan joint venture Penanaman Modal Asing (PMA) di bidang layanan konsultasi manajemen data center serta information and communication technology (ICT) yang ditargetkan selesai pada semester kedua tahun ini.

Adapun tujuan dari kerja sama ini tak lain untuk menghadirkan layanan ICT bagi pengembangan smart city, termasuk layanan konsultasi migrasi data berbasis cloud computing.

Airlangga mengapresiasi komitmen LG CNS dalam mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai smart city.

Perusahaan tersebut telah terlibat dalam perancangan konsep smart city untuk IKN sejak Desember 2022.

Upaya tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan artificial inetelligence (AI), data, dan teknologi cloud dalam layanan pintar untuk IKN.

Menko Airlangga berharap, bahwa LG CNS dapat memperluas investasinya di Indonesia serta dapat menciptakan bisnis berkelanjutan dan mengembangkan perekonomian Indonesia melalui pembentukan platform teknologi mutakhir.

Diketahui, total nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Korea Selatan mencapai 20,8 miliar dolar AS pada 2023.

Korsel juga menjadi salah satu investor terbesar Indonesia sepanjang tahun lalu dengan total foreign direct investment (FDI) senilai sekitar 2,5 miliar dolar AS, atau meningkat 8,7 persen dari 2022.