ANALIS MARKET (08/7/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak Menguat Di Kisaran 6.600 - 6.900

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, The Fed Less Hawkish, dorong kenaikan saham teknologi, dengan Nasdaq memimpin penguatan Wall Street, yang naik lebih dari 2%.

Klaim pengangguran mingguan, Initial Jobless Claims AS, secara tidak terduga naik 4K menjadi 235K klaim, dan PHK melonjak ke level tertinggi dalam 16 bulan, mengisyaratkan the Fed akan Less Hawkish setelah kenaikan FFR Juli 50Bps - 75Bps.

Selain apresiasi saham teknologi dan Growth Stock yang sensitif pada sentimen suku bunga, saham energi juga menguat seiring kenaikan harga komoditas.

WTI Crude Oil kontrak Agustus 2022 kembali lampaui level psikologis USD100/Barel atau naik lebih dari 4% ke level USD102,73/Barel, mengembalikan fokus investor pada kelangkaan pasokan, meskipun ada kekhawatiran potensi resesi global.

Penerbitan Samurai Bonds JPY81Miliar menopang Cadev Juni naik ke level USD136,4 Miliar.

Sentimen positif ini di tengah flat-nya rupiah di level psikologis IDR15.000/USD. 

Kemarin (07/7), IHSG menguat tipis 6 poin ke level 6.652, dengan teknologi naik 2%, pimpin penguatan sektoral.

Kenaikan saham teknologi yang relatif memiliki DER tinggi di awal pengembangannya, di tengah penantian hasil RDG BI Kamis pekan ketiga Juli.

CPI Core 2,63% YoY yang masih di bawah nilai tengah target BI 2% - 4%, membuat sejumlah pelaku pasar melihat BI belum tentu akan menaikkan BI 7DRRR Juli ini, walaupun CPI Headline telah melampaui target tahunan BI.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksi bergerak upward (technical rebound) dalam kisaran 6.600 - 6.900,” sebut NHKSI Research dalam riset yang dirilis Jumat (08/7/2022).