ANALIS MARKET (25/5/2022) : IHSG Berpotensi Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pasar saham AS pada perdagangan kemarin (24/5), ditutup bervariasi dengan Dow Jones menguat +0.15%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun -0.81% dan -2.35%. Pergerakan pasar dipengaruhi oleh outlook negative dari Snap yang mengatakan bahwa kondisi makro-ekonomi telah memburuk jauh lebih cepat dari perkiraan dan akan mempengaruhi pendapatan dan laba. Yield UST 10Y turun -3.46% ke 2.76% dan Indeks dolar AS terpantau turun -0.33% ke level 101.76.

Pasar komoditas mayoritas bergerak menguat dengan harga emas naik +0.63% ke level USD 1,870.7/toz, harga minyak naik +0.35% ke level USD 110.54/bbl dan CPO naik +3.22% ke level MYR 6,470/ton sedangkan harga batubara turun -8.32% ke level USD 378.65/ton.

Kemarin (24/5), bursa Asia ditutup melemah dengan index Nikkei, Shanghai dan Hang Seng ditutup masing-masing turun -0.9%, -2.4% dan -1.7%. Indeks EIDO ditutup naik +1.7%, dan IHSG ditutup menguat +1.07% ke level 6,914. Asing mencatatkan net buy sebesar IDR 21.7 miliar di pasar reguler, dan net sell sebesar IDR 77 miliar di pasar negosiasi.  Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (IDR 165.3 miliar), TLKM (IDR 89.7 miliar), dan BMRI (IDR 89.6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh PGAS (IDR 206.1 miliar), BBRI (IDR 167.3 miliar), dan BBNI (IDR 74.2 miliar). Top leading movers emiten BBRI, MDKA, GOTO, sementara top lagging movers emiten SMMA, AMRT, BUKA.

Terjadi penambahan 345 kasus baru COVID-19 pada hari Selasa dengan positive rate sebesar 0.48% (kasus aktif: 2.933).

Adapun diperdagangan Rabu (25/5) pagi ini, pasar Asia dibuka bervariasi dengan Nikkei dibuka -0.5% dan Kospi +0.03%.

“Kami memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak melemah mengikuti global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (25/5/2022).