ANALIS MARKET (12/4/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah dengan Rentang Pergerakan 7140 – 7210

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup melemah tipis pada awal perdagangan pekan ini (11/4), setelah kembali mencetak rekor tertingginya, dengan ditutup di level 7203.79 (-0.10%). IHSG sempat diperdagangkan di zona hijau menyambut IPO GOTO yang mengalami kenaikan dan merupakan salah satu emiten dengan bobot terbesar di IHSG. Pelemahan IHSG mengikuti bursa regional dan adanya rilis data ekonomi retail sales yang mengalami penurunan. Pelemahan IHSG didukung oleh sektor material dasar (+3,11%), sektor infrastruktur (-1,55%), dan sektor keuangan (-1,39%). Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 803,15 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dikumpulkan adalah: GOTO, TLKM, ASII.

Dari segi teknikal, IHSG masih mengalami uptrend namun sudah menyentuh upper range channel bollinger bands dan pada perdagangan kemarin membentuk pattern gravestone doji. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: MAPA, PWON, TMAS, CPIN, EXCL, TPIA, WSKT.

Di sisi lain, bursa AS ditutup melemah menyambut perdagangan pekan ini, penurunan di bursa AS di dorong oleh sentiment kenaikan US treasury yield yang mendekati rilisnya data inflasi penting untuk bulan maret yang ditunggu para pelaku pasar dengan konsensus inflasi mengalami kenaikan 8,4%.

MARKET OUTLOOK

Dari bursa Asia, pagi ini sudah diperdagangkan di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei melemeh 0,94% dan Kospi melemah 0,35%. Pelemahan bursa Asia pada pagi karena kekhawatiran para pelaku pasar terkait rilisnya data inflasi di beberapa negara yang mengalami kenaikan.

Kemudian dari dalam negeri, IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak melemah mengingat bursa regional di perdagangkan di zona merah dan kekhawatiran data inflasi yang semakin memanas melihat Indonesia mengalami penurunan retail sales yang di rilis pada hari kemarin. Namun adanya euphoria IPO GOTO yang memiliki bobot terhadap IHSG cukup tinggi akan mempengaruhi fluktuasi pasar.

“IHSG akan bergerak dalam rentang 7140 – 7210,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (12/4/2022).