ANALIS MARKET (09/12/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (8/12), IHSG ditutup melemah 14,52 poin (-0,21%) ke level 6.804,23.

IHSG melanjutkan pelemahan sejalan dengan meningkatnya kekhawatiran resesi jika The Fed memperpanjang kebijakan moneter agresifnya.

Keputusan suku bunga The Fed akan diumumkan pekan depan.

Selain itu, investor masih bersikap defensif merespon pelemahan lebih lanjut pada saham-saham big cap.

Di sisi lain, rilis Survei Konsumen Indonesia (Nov-22) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen/IKK (Nov-22) tetap kuat sebesar 119,1 atau berada di area optimis (>100).

Hal ini ditopang oleh tetap kuatnya Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) maupun Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, dimana DJIA (+0,55%), S&P 500 (+0,75%), dan Nasdaq (+1,13%).

Investor mulai masuk kembali ke aset beresiko setelah menafsirkan data yang menunjukkan kenaikan klaim pengangguran mingguan sebagai tanda laju kenaikan suku bunga akan segera melambat.

Jumlah pengangguran AS mencapai level tertinggi dalam sepuluh bulan menjelang akhir November.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Investor hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Oct-22),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (09/12/2022).