ANALIS MARKET (28/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (27/1/2022), IHSG ditutup menguat 10,34 poin (+0,16%) ke level 6.611,16.

IHSG berhasil menguat seiring sikap wait and see pelaku pasar mencermati rilis kinerja laporan keuangan emiten di Indonesia yang diprediksi membaik di 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dari eksternal, pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell menunjukkan sinyal kenaikan suku bunga pertama akan dilakukan di bulan Maret nanti.

Di saat bersamaan tapering off juga dijadwalkan berakhir pada kuartal I ini.

Dari dalam negeri, data Kemenkes, Rabu (26/2/2022), tercatat ada tambahan 7.010 kasus konfirmasi positif covid-19, jauh lebih tinggi dibandingkan Selasa (25/1/2022) sebanyak 4.878 kasus.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (27/1) ditutup melemah karena pelaku pasar menyeimbangkan data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan prospek kenaikan suku bunga sambil memantau pendapatan perusahaan.

Ekonomi AS berkembang jauh lebih baik dari yang diperkirakan 6,9% di Q4 sementara The Fed mengisyaratkan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diantisipasi, dengan beberapa pelaku pasar sekarang bertaruh pada 5 kenaikan suku bunga tahun ini.

Di sisi perusahaan, Tesla jatuh hampir 10% setelah pembuat mobil memperingatkan masalah rantai pasokan dapat bertahan sepanjang 2022 sementara Intel turun 7% karena prospek beragam untuk kuartal pertama.

DJIA (-0,02%), S&P 500 (-0,54%), dan Nasdaq (-1,40%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (28/1/2022).