Takjub Dengan Keindahan Sirkuit Mandalika, Bahlil : Sudah Paten Sekali

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Sirkuit Mandalika mempunyai kelebihan yang lebih baik dibandingkan dengan sirkuit di negara lain.

Bahkan dia menyebutkan, kalau sirkuit yang berada di Lombok Tengah itu kondisinya sudah paten.

“Sudah paten sekali sirkuit ini. Feeling saya, nanti begitu perhelatan MotoGP selesai digelar, tenant akan banyak yang masuk. Karena kita tidak perlu lagi menjelaskan bagaimana kelebihan dan keindahan sirkuit ini karena sudah banyak orang yang datang menyaksikan. Ke depan, semoga akan banyak event-event internasional yang juga akan diselenggarakan di sini,” ujarnya saat meninjau sirkuit MotoGP Mandalika Lombok Tengah, Sabtu (11/9/2021).

Lebih lanjut Bahlil mengungkapkan, Sirkuit Mandalika yang capaian pembangunannya sudah 90 persen lebih, mempunyai kelebihan yang luar biasa dibandingkan sirkuit di negara lain, karena memiliki panorama alamnya yang indah dengan bentangan pantai yang biru.

"Saya yakin ini mempunyai sesuatu ciri yang berbeda dengan sirkuit yang lain, alamnya pasti lebih natural di samping pantai," sambungnya.

Dia pun berharap, sirkuit Mandalika tidak sekedar dijadikan tempat untuk berolahraga otomotif dunia, tepi juga dipergunakan untuk olahraga lainnya seperti golf dan membuka kesempatan untuk para pelaku usaha di sekitarnya.

"Saya pikir ke depan, NTB ini akan menjadi suatu kawasan tempat olahraga dunia bukan hanya otomotif tapi juga, tadi saya juga melihat market dari pengembangan ITDC itu pengembangan Golf itu potensi menarik wisatawan yang paten," kata Bahlil.

Meski demikian, Bahlil mengingatkan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ITDC selaku pihak pengelola KEK Mandalika, agar terus memantau progres realisasi investasi di KEK tersebut supaya pengerjaannya dapat rampung sesuai target yang diharapkan pada tahun depan.

Saat ini, perkembangan pembangunan sirkuit sudah mencapai 96,02%. Adapun master plan pembangunan sirkuit ini, yaitu panjang sirkuit 4,31 km, 17 tikungan, pit area hingga 40 garansi, 50.000+ kapasitas tempat duduk, dan direncanakan hinga 7.700 penonton.

“Jangan sampai di-kavling-kavling, namun ternyata tidak ada realisasi. Kalau ada timeline realisasinya itu akan lebih bagus supaya jika pada saat nanti mereka (investor) tidak mampu merealisasikan investasinya, maka bisa di-review permasalahannya. Kalau alasannya jelas, oke bisa diperpanjang. Namun jika tidak, dan ada pihak lain yang berminat, maka bisa dikasihkan ke yang lain,” ujar Bahlil.

Di kesempatan yang sama, Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo menyampaikan, bahwa dari total rencana investasi sebesar Rp9,3 triliun, saat ini perusahaannya telah merealisasikan Rp5,4 triliun, termasuk hotel dan pembangunan sirkuit.

Beberapa proyek telah terdaftar sebagai tenant yang didominasi oleh bidang usaha hotel bintang dan fasilitasnya serta beberapa penyediaan utilitas seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan penyulingan air.

KEK Mandalika ditetapkan sejak tahun 2014 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 dan masuk kedalam Proyek Strategis Nasional sejak tahun 2016 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 sampai akhirnya diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 17 Oktober 2017.