Hari Ini, Presiden Jokowi Lantik Bahlil Lahadalia Jadi Menteri Investasi

Foto : istimewa

Pasardana.id - Presiden Jokowi dikabarkan akan melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Investasi.

Pelantikan tersebut akan berlangsung hari ini, Rabu (28/4/2021).

"Iya (pelantikan empat pejabat negara)," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, kemarin (27/4).

Selain Bahlil, Jokowi juga rencananya akan melantik 3 tokoh lain, seperti Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko. Dia disebut akan mengisi jabatan sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Heru memastikan tidak ada pejabat selain empat nama tersebut yang dilantik.

"Hanya empat orang saja, tidak ada tambahan," kata Heru.

Berikut empat pejabat negara yang akan dilantik:

1. Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia

2. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim

3. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksono

4. Dewan Pengawas KPK, Indriyanto Seno Adjie

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana membentuk Kementerian Investasi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, pun menanggapi soal potensi BKPM menjadi Kementerian Investasi tersebut.

"Saya ini pembantu presiden, jadi urusan kebijakan Bapak Presiden. Kami tidak pada posisi untuk menjelaskan karena bukan domain BKPM. Itu hak prerogatif Presiden" kata Bahlil dalam konferensi pers, Senin (26/4/2021).

Ia mengatakan, BKPM hanya menjalankan tugasnya baik dalam aturan maupun perintah lisan untuk menjaga iklim investasi, meningkatkan realisasi investasi dan memudahkan prosesnya bagi investor dalam negeri dan luar negeri.

Selain itu, katanya, BKPM melalui investasi yang masuk ke Indonesia membantu mendorong dunia usaha baru.

Oleh sebab itu, ia tidak bisa berkomentar lebih lanjut mengenai rencana Jokowi tersebut.

"Itu positioning kami. BKPM tidak memiliki kewenangan penjelasan detail terkait itu," jelasnya.