Terserap 40,02%, Pencairan Dana Desa Capai Rp28,82 Triliun

foto: istimewa

Pasardana.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar memaparkan, hingga 11 Juli 2021, pencairan Dana Desa telah mencapai Rp28,82 triliun atau sebesar 40,02% dari total Dana Desa yang berjumlah Rp72 triliun.

“Dana Desa ini telah dicairkan ke 69.661 desa atau sebesar 92,93 persen dari 75.961 desa di Indonesia,” ujarnya dikutip dari laman resmi Kemendes PDTT, Jumat (16/7/2021).

Dari total dana yang telah disalurkan tersebut, ujar Mendes PDTT, untuk Dana Desa untuk Desa Aman COVID-19 dialokasikan sebesar Rp4 triliun atau setara 13,88% dari pencairan Dana Desa.

Dana ini di antaranya dipergunakan untuk membangun Pos Relawan Desa Lawan COVID-19 di 30.420 desa, pembangunan Pos Gerbang Desa di 24.283 desa, dan pembangunan Pos Isolasi di 20.058 desa.

“Dan kegiatan lain seperti sosialisasi, penyediaan masker dan tempat cuci tangan dan pendataan masyarakat yang rentan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT Dana Desa) dialokasikan Rp5,67 triliun atau sebesar 19,53% dari pencairan Dana Desa.

“Sedangkan untuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dialokasikan Rp2,22 triliun yang setara 7,69% dari pencairan Dana Desa dan untuk kegiatan pembangunan desa di luar skema PKTD sebesar Rp16,97 triliun yang setara 58,90% dari pencairan Dana Desa,” kata Halim Iskandar.

Adapun jumlah pekerja yang diserap dalam program PKTD adalah sebanyak 852.753 orang, dengan jumlah terbesar pekerja yang berasal dari keluarga miskin sebesar 372.046 jiwa.

“Dari total pekerja itu, ada sebanyak 66.866 jiwa pekerja perempuan dengan Jumlah Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) sebanyak 28.209 jiwa,” ujar Mendes PDTT.