ANALIS MARKET (18/6/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (17/6/2021), IHSG ditutup melemah 10,12 poin (-0,17%) ke level 6.068,44.

IHSG ditutup melemah pasca Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 3,5%.

Pelaku pasar cenderung wait & see mencermati perkembangan Covid-19 di Indonesia yang dapat menekan pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (17/6), ditutup variatif karena rilis data klaim pengangguran awal naik menjadi 412 ribu, diatas perkiraan 359 ribu, tanda bahwa pasar tenaga kerja masih memiliki jalan panjang untuk pulih dari pukulan virus corona.

Di sisi kebijakan, The Fed sekarang mengharapkan dua kenaikan suku bunga hingga akhir 2023, dengan Powell juga mencatat bahwa diskusi tentang pengurangan pembelian obligasi kemungkinan akan segera dimulai.

DJIA (-0,04%), S&P 500 (-0,62%), dan Nasdaq (+0,87%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Permintaan & Penawaran Pembiayaan Perbankan (Mei-21),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (18/6/2021).