ANALIS MARKET (01/12/2021) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (30/11/2021), IHSG ditutup melemah 74,35 poin (-1,12%) ke level 6.533,93.

IHSG ditutup melemah pasca CEO Moderna, Stephane Bancel, mengatakan bahwa vaksin yang beredar saat ini dirasa kurang efektif terhadap varian baru virus corona Omicron.

Dari dalam negeri, DKI Jakarta sudah menaikkan status PPKM menjadi level 2 hingga 13 Desember 2021 mendatang.

Nilai tukar rupiah menguat 0,14% terhadap dollar AS menjadi Rp14.320 (JISDOR).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (30/11), ditutup melemah setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan, bank sentral akan membahas percepatan pengurangan pembelian obligasi pada pertemuan Desember dan kekhawatiran munculnya varian baru covid-19 yang bernama Omicron disinyalir resisten terhadap vaksin.

DJIA (- 1,86%), S&P 500 (-1,90%), dan Nasdaq (-1,55%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (01/12/2021).