Wahana Penangkap Bijih Emas Retak, MKDA Turun Tiga Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA) melaporkan terjadi keretakan pada wahana penangkapan bijih emas pada tambang Bukit Tujuh, Banyuwangi pada tanggal 12 September 2020.

Berdasarkan keterangan emiten tambang emas itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/9/2020), disebutkan bahwa pada Sabtu pagi, retak ditemukan pada permukaan heap leach pad.

“Segera karyawan dan peralatan tambang dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Yang terpenting tidak ada korban jiwa atau luka pekerja yang berada lokasi kejadian,” tulis manajemen MDKA.

Dijelaskan, tumpukan bijih galian di depan heap leach pad mengalami penurunan signifikan. Hal itu berdampak pada kerusakan pipa dan pompa, sehingga pekerjaan irigasi di sekitar heap leach pad dihentikan sementara.

Untuk diketahui, Heap Leach merupakan metode penangkapan bijih emas dengan larutan natrium sianida dan karbon aktif.

Sementara itu, pada penutuan perdagangan hari ini, Selasa (15/9), MDKA mengalami penurunan 50 point atau tiga persen ke level 1.620 dengan nilai transaksi sebesar Rp394,8 miliar.