MDKA Habiskan Rp15,8 Miliar Untuk Eksplorasi Bulan Agustus

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA) menghabisakan dana sebesar Rp15,86 miliar selama Agustus 2020 untuk eksplorasi di Tujuh Bukit di Jawa Timur, Pulau Wetar di Maluku Barat Daya, dan Pani di Gorontalo.

Berdasarkan keterangan resmi emiten tambang emas itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/9/2020) bahwa kegiatan eksplorasi Tujuh Bukit difokuskan pada sumber daya porfiri tembaga dan emas.

Jelasnya, Upper High Grade Zone (UHGZ) dari sumber daya tembaga dan emas di Tujuh Bukit sedang dieksplorasi melalui kombinasi pengeboran permukaan dan bawah tanah.

Fokus dari program pemboran saat ini adalah area Upper High Grade Zone yang berisi zona terbesar dari hasil pengeboran bermutu tinggi yang berdekatan untuk tembaga dan emas, dan hingga saat ini dalam kondisi baik dan diposisikan untuk pengeboran dari lokasi penurunan saat ini.

Sementara, pengeboran dari Permukaan dan Bawah Tanah dilanjutkan pada Agustus 2020, dengan satu rig permukaan melakukan lubang pemantauan Hidrologi dengan total 479,9 m, dan dua rig bawah tanah memulai pengeboran Definisi Sumber Daya dengan total 11,9 m.

Dua rig bawah tanah tambahan diharapkan akan ditugaskan selama September.

Adapun eksplorasi Pulau Wetar, berfokus pada target di sekitar sumber daya Partolang yang baru saja ditetapkan, dan di dekat pit Kali Kuning.

Kegiatan lapangan termasuk dimulainya kembali pengeboran target EM di Barumanu dengan rig RC. Delapan lubang bor telah diselesaikan, dan satu sedang dalam proses, dengan 1.140 m RC dibor hingga saat ini (BMR018-026).

Terakhir, di daerah Pani, difokuskan pada eksplorasi sumber daya emas. Diamond Drilling di Proyek Pani dimulai pada 7 November 2019. Program yang telah direncanakan terdiri dari 40 lubang pengeboran yang berlokasi di 29 alas pengeboran dengan total sekitar 10.500 meter yang terlihat pada Gambar 3 di bawah.

Pengeboran berlanjut seperti biasa hingga tanggal 15 Agustus menggunakan rig bor portabel satu orang dengan 2 lubang yang diselesaikan sepanjang 387,5 m.

Ini menjadikan total pengeboran dalam program saat ini menjadi 17 lubang sepanjang 4.543,95 meter.

Pengeboran telah ditunda, sementara peninjauan informasi historis dan hasil hingga saat ini dilakukan untuk pengoptimalan program.