Listing Di Tengah Pandemi, EPAC Sukses Menjadi Emiten Ke-29 Tahun Ini

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC), sebuah perusahaan yang bergerak di FMCG (fast moving consumer goods) supporting industri, tepatnya di bidang kemasan fleksible, telah sukses menjadi Emiten Ke-29 yang melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini.

Direktur Utama Perseroan, Bahar menerangkan, pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) bertujuan untuk mendukung pengembangan, pertumbuhan dan kinerja Perseroan di masa mendatang.

Bahar membeberkan, bahwa Epack group merupakan packaging solution provider pertama di Indonesia yang mempunyai kemampuan produksi multi-platform, di roto maupun digital.

"Sampai saat ini, maupun di masa mendatang, belum ada produk substitusi yang bisa memberikan nilai tambah seperti kemasan fleksible. Permintaan produk kami, juga terus meningkat seiring dengan tumbuhnya merek-merek baru dari segment bisnis UKM yang mulai mengerti akan penting nya kemasan yang dibuat secara professional dengan standar dunia. Dengan ini kami sangat optimistis akan berkembang nya usaha kami,” beber Bahar, dalam siaran pers, Rabu (1/7).

Dalam IPO ini, Perseroan melepas 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta) saham kepada masyarakat, yang mewakili 7,57% (tujuh koma lima tujuh persen) dari modal ditempatkan dan disetor, pada harga Rp110 (seratus sepuluh Rupiah) per saham.

Perseroan telah menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (underwriter).

Adapun, Pernyataan Pendaftaran Perseroan telah dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 24 Juni 2020.

"Pada Masa Penawaran Umum, saham Perseroan mendapat minat positif dari Investor dan seluruh saham yang dilepas ke masyarakat telah terserap dengan baik," ungkap Bahar.

Dari aksi korporasi tersebut, Perseroan memperoleh dana segar sekitar Rp27.500.000.000 (dua puluh tujuhbmilyar lima ratus juta Rupiah).

Dijelaskan, dana yang diperoleh tersebut setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 76.06% (tujuh puluh enam koma nol enam persen)-nya akan digunakan untuk pembelian mesin dan peralatan produksi dan 23.94% (dua puluh tiga koma sembilan empat persen) akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.

Sekadar informasi, PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) Didirikan pada tahun 2013 (dahulu bernama PT Era Prima Adi Cipta Kreasindo), perseroan mendirikan fasilitas produksi pertama di Kawasan Pergudangan 19, Pakuhaji, Kab. Tangerang.

Pabrik pertama tersebut berbasis produksi kemasan fleksible dengan platform roto-gravure.

Pada tahun 2019, Perseroan bekerjasama dengan ePac Flexibles Holdings LLC. (EFH), perusahaan terkemuka Amerika Serikat yang bergerak di bidang kemasan fleksible berbasis digital untuk mendirikan pengembangan lini usaha baru dengan teknologi digital ini untuk pasar Asia Pacific.

Perseroan dan EFH mendirikan Epac Flexibles Asia Pte. Ltd. (EFA) sebagai perusahaan holding investment di Singapura, untuk merealisasikan rencana tersebut.

Anak perusahaan EFA, PT ePac Flexibles Indonesia (EFI), yang didirikan pada tahun 2019 dan mulai operasional di Kuartal II, merupakan perusahaan kemasan fleksible berbasis digital pertama di Asia Tenggara.

Di tahun 2020, seluruh pemegang saham Perseroan menyetujui penyesuaian Anggaran Dasar untuk merubah Perseroan menjadi Perusahaan Terbuka, dan melakukan IPO.