ANALIS MARKET (27/5/2020) : IHSG Memiliki Peluang Bergerak Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan hari Selasa 26/05/2020, IHSG ditutup menguat 80 poin atau 1,78% menjadi 4,626. Sektor aneka industri, industri dasar, keuangan, infrastruktur, pertambangan, industri konsumsi bergerak positif dan menjadi kontributor terbesar pada kenaikan IHSG kemarin. Investor asing membukukan penjualan bersih sebesar 220 miliar rupiah.

Adapun cerita hari ini akan kita awali dari:

1.SINGAPORE BERANGKAT! EROPA BERSIAP

Pemerintah Singapore pada akhirnya kembali mengumumkan paket stimulus perekonomian senilai 33 miliar dollar Singapore atau $23.2 miliar untuk menopang perekonomiannya yang terus mengalami penurunan. Ini merupakan paket stimulus yang ke 4 yang diberikan oleh Singapore sejak wabah corona menyerang Singapore. Tidak hanya itu saja, Kementrian Singapore juga memangkas proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi Singapore yang diperkirakan akan mengalami penurunan senilai 4% - 7% pada tahun 2020, dan ini merupakan ke 3 kalinya proyeksi ekonomi di Singapore mengalami penurunan. Bersama dengan 3 paket stimulus sebelumnya, Singapore telah menghabiskan hampir senilai 100 miliar dollar Singapore atau $70.4 miliar, dan nilainya itu hampir setara dengan 20% dari GDP negara Singapore. Selain stimulus, pemerintah Singapore juga memberikan langkah langkah untuk menopang perekonomiannya, antara lain; 1. Mendukung upah para pekerja yang dimana bisnisnya tidak mampu lagi melanjutkan usahanya akibat lockdown yang dilakukan oleh Singapore beberapa waktu lalu. 2. Memberikan keringanan kepada para pekerja asing dari industry tertentu seperti konstruksi dan kelautan. 3. Merelaksasi biaya sewa dan memberikan bantuan terhadap usaha kecil dan menengah. 4. Memperluas jumlah peluang di sector public dan swasta dengan lebih dari 40.000 pekerjaan. Untuk memberikan stimulus tersebut, pemerintah akan mengambil dana cadangan dari negara tersebut. Menurut perkiraan, dana cadangan tersebut bernilai ratusan miliar dollar Amerika. Tentu kami melihat bahwa sejauh ini meskipun Singapore tengah dalam keadaan tertekan, namun dengan kapasitas yang dimilikinya, kami percaya bahwa Singapore dapat bertahan sehingga stabilitas perekonomian di Singapore dapat segera terwujud. Kami juga melihat tekanan wabah virus corona di Singapore sudah mulai berkurang, meskipun data ekonomi produksi industry masih mengalami penurunan, namun tingkat pertumbuhan ekonominya mulai menunjukkan perbaikan *lihat data ekonomi Singapore di bawah. Meskipun data inflasi mengalami kontraksi, tapi menurut kami masih bisa ditoleransi karena merupakan sesuatu hal yang wajar karena wabah virus corona. Singapore yang tengah beraksi juga membuat Bank Sentral Eropa mengambil tindakan. Bank Sentral Eropa kemarin menyampaikan bahwa mereka tidak akan memperhitungkan ukuran ekonomi suatu negara untuk membeli obligasi pemerintah sebagai bagian dari program stimulus. Bank Sentral Eropa sebelumnya telah membeli sejumlah obligasi pemerintah dalam jumlah yang besar untuk mengurangi dampak krisis ekonomi yang disebabkan oleh wabah virus corona. Pandemic Emergency Purchase Program atau yang lebih kita kenal dengan sebutan PEPP telah diluncurkan pada Maret lalu, dengan pembelian sebesar 750 miliar euro atau $818 miliar hingga akhir tahun ini. Namun program ini menggunakan ukuran ekonomi suatu negara dalam tolok ukur stimulusnya. Hal ini yang berusaha disampaikan oleh Gubernur Banque de France Francois Villeroy de Galhau. Dirinya mengatakan bahwa PEPP bukan hanya tentang volume, namun juga fleksibilitasnya, agar tidak terikat dengan jumlah yang sama setiap bulan. De Galhau juga mengatakan bahwa Bank Sentral Eropa harus melakukan lebih banyak untuk menjaga ekonomi Eropa dapat berjalan sebagaimana mestinya.

2.HOT & SPICY

China tidak hanya diam saja ketika harga dirinya diusik, dan urusannya dicampuri oleh Amerika. Menteri Luar Negeri Wang Yi mengatakan bahwa Amerika harus melepaskan mimpinya untuk mengubah China, karena China tidak pernah berniat untuk mengubah atau menggantikan Amerika. Tentu saja kami setuju akan hal tersebut, ubahlah apa yang bisa diubah, dan terimalah apa yang tidak bisa diubah. Dan tidak semua bisa diubah sesuai dengan kehendak kita, dan Amerika tampaknya harus belajar hal tersebut. Wang Yi memperingatkan bahwa Amerika jangan memperlambat perundingan nuklir antara Amerika dan Korea Utara serta jangan melewati batas garis merah diantara China dengan Taiwan. Kami juga tidak memungkiri bahwa China mungkin gerah akibat tudingan wabah virus corona berasal dari China, dan menuntut China untuk bertanggung jawab. Belum usai sampai disana, Australia juga tengah memikirkan untuk melempar kesalahan wabah virus corona tersebut terhadap China. Pada akhirnya, menurut Wang Yi, saat ini ada beberapa kekuatan politik Amerika yang tengah mendorong hubungan yang susah payah dibangun antara Amerika dan China menuju kepada Cold War, siap siap bawa jaket biar tidak kedinginan ya. Yang membuat Cold War kian semakin nyata adalah masuknya 33 perusahaan China kedalam daftar blacklist Amerika. Tentu saja hal tersebut membuat China murka, dan membuat kami semakin khawatir bahwa kesepakatan tahap pertama bisa saja dibatalkan. Department Perdagangan Amerika mengatakan bahwa 24 perusahaan tersebut diantaranya akan dibatasi aksesnya untuk masuk ke dalam teknologi Amerika, karena diperkirakan memiliki hubungan dengan perusahaan militer, 9 perusahaan lainnya diberikan tuduhan telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia di Xinjiang. Kementrian Luar Negeri China menyatakan ketidakpuasannya dan akan memberikan pembelaan dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan di Xinjiang merupakan sebuah langkah langkah anti terorisme yang diambil untuk mencegah berkembangnya terorisme dan extremisme. China juga telah mendesak Amerika untuk memperbaiki kesalahannya dan berhenti untuk mencampuri urusan dalam negeri China. China akan mengambil semua langkah yang diperlakukan untuk melindungi hak dan kepentingan perusahaan China, dan menjaga kedaulutan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan masyarakat China. Kami mencemaskan efeknya, karena secara tidak langsung Amerika telah mengirimkan pesan kepada China bahwa Amerika akan menekan China dengan cara yang lain tanpa harus berhadapan secara langsung. China juga tengah mempersiapkan jurus serangan balik dengan menyiapkan daftar yang sama dengan Amerika. Apple dan Qualcomm mungkin akan menjadi target. China akan mengambil langkah yang proporsional saat ini. Belum sempat China membalas, saat ini Trump juga tengah mempertimbangkan untuk memberikan sanki terhadap pejabat China, yang dimana kami melihat hal ini akan menambah ketegangan. Selain wabah virus corona, menegangnya hubungan antara Amerika dan China, sekarang masih ada bumbu terakhir, yaitu kembali memanasnya hubungan antara Hongkong, China, dan Taiwan. Bukannya apa, China telah siap untuk memberlakukan secara efektif Rancangan Undang Undang keamanan nasional yang baru di Hongkong setelah Rancangan Undang Undang tesebut diumumkan setelah berselang selesainya rapat China’s National People’s Congress atau NPC. Rancangan Undang Undang tersebut merupakan bentuk kekhawatiran akibat apa yang terjadi di Hongkong beberapa waktu yang lalu. Namun ternyata, tak dinyana, Rancangan Undang Undang tersebut justru memicu kekhawatiran bahwa China akan lebih banyak berusaha untuk mengendalikan Hongkong sontak saja, hal tersebut memicu demonstrasi lebih lanjut. Sebelumnya Rancangan Undang Undang tersebut ingin dilakukan pada tahun 2003 lampau, dan ternyata di batalkan dengan unjuk rasa demonstrasi. Undang undang tersebut juga memberikan indikasi untuk melarang semua provokasi yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah pusat. Presiden Trump pun juga keepoh, dirinya mengatakan kepada wartawan bahwa mereka akan mengatasi dan bereaksi hal tersebut dengan sekuat tenaga. Well, ini akan menjadi pemicu untuk menyalakan api untuk kesekian kalinya. Mungkin yang empunya kepentingan sudah gerah dengan wabah virus corona, sehingga kurang seru kalau tidak menambah topping kedalam permasalahan yang menurut kami sudah cukup banyak.

3.BUAH SIMALAKAMA

Dampak covid-19 yang terjadi di dalam negeri telah melumpuhkan perekonomian nasional, keputusan akan new normal bagaikan buah simalakama. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menerbitkan protokol hidup normal baru (new normal), menghadapi pandemi Covid-19 yang tertuang dalam Keputusan Menkes No HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Aturan tersebut melonggarkan PSBB, dimana sejak di berlakukan PSBB kegiatan aktivitas ekonomi nasional terpukul saat pandemic covid-19. Dimana kegiatan PSBB yang terus menerus tentunya akan berdampak buruk bagi perekonomian, tentunya aturan new normal merupakan jalan yang di piih pemerintah untuk menjaga ketahanan ekonomi nasioanl. Namun di sisi lainnya, belum landainya kurva covid-19 tentunya akan memberikan rasa kekhawatiran akan adanya gelombang ke dua pandemic covid-19 dan mendorong peningkatan angka kasus positif dan kematian dibandingkan saat ini sehingga penghentian penyebaran corona semakin lama dan akan berdampak terhadap ekonomi yang semakin parah. Masih belum disiplinnya masyarakat mengikuti aturan protokol melawan corona menjadi perhatian khusus. Diharapkan pemerintah lebih tegas dalam upaya menghentikan pandemic covid-19 dan masyarakat juga turut disiplin dalam menjalankan protocol covid19 sehingga kerjasama sama antara pemerintah dan masyarakat dalam era new normal dapat berjalan dengan baik. Namun melihat situasi dan kondisi beberapa waktu yang lalu di lapangan, kami masih menilai bahwa koordinasi antara pemerintah dan masyarakat masih belum berjalan dengan baik. New Normal akan berhasil apabila ada kerjasama, sehingga perekonomian dan kesehatan dapat berjalan beriringan tanpa harus menambah jumlah korban yang terkena covid-19. Oleh sebab itu kami menilai bahwa probabilitas kesuksesan saat ini masih dibawah 50%.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat terbatas dan ditradingkan pada level 4,540 – 4,725. Hati hati dan cermati setiap sentimen yang ada, karena akan memberikan arah kepada market selanjutnya,” sebut analis Pilarmas dalam riset yang dirilis Rabu (27/5/2020).