ANALIS MARKET (03/4/2020) : Data PMI Indonesia yang Merosot pada Maret Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (02/4), IHSG masih membukukan net foreign sell Rp384 miliar dengan BBRI mencatatakan transaksi net foreign sell Rp295 miliar.

Sektor perbankan, khususnya BBRI, merespons positif stimulus relaksasi kredit bagi debitur terdampak COVID-19 karena kebijakan OJK tersebut berpotensi menurunkan peningkatan NPL.

Selain itu, investor asing juga membukukan net foreign buy atas saham-saham subsektor produsen rokok yang cukup defensif menghadapi dampak pandemi. GGRM dan HMSP, misalnya, masing-masing mencatatkan nilai transaksi Rp6,1 miliar dan Rp6,0 miliar.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terdepresiasi 0,27 persen ke level 16.495

Di sisi lain, Dow Jones ditutup menguat 2,24% ke level 21.413 di tengah dampak negatif regulasi jaga jarak fisik untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 memicu lonjakan klaim pengangguran dan semakin melemahkan perekonomian AS.

Namun, ekspektasi pengurangan produksi minyak sekitar 10 juta barel menjadi sentimen positif yang memperkuat langkah The Dow.

Di sisi domestik, IHS Markit melaporkan PMI Indonesia pada Maret 2020 berada di angka 45,3 yang menurun dari 51,9 pada Februari dan terendah sepanjang sejarah pencatatan PMI mulai April 2011.

“Beragam kondisi tersebut diatas, berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (03/4/2020).