Right Issue Rp1,3 Triliun, TRIM Cari Investor Baru ARTO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) akan melepas sebanyak 9,65 miliar saham baru, dengan mekanisme Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue.

Hal itu tersaji dalam keterbukaan informasi emiten bank itu pada laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/3/2020).

Dijelaskan, emiten sektor finansial tersebut menetapkan harga pelaksanaan HMETD sebesar Rp139 per lembar, sehingga perseroan berpotensi meraup dana sebesar Rp1,341 triliun.

Masih berdasarkan keterbukaan tersebut, saham right issue akan dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 31 Maret 2020.

Selanjutnya, setiap pemilik satu saham lama akan memperoleh delapan HMETD.

Sementara itu, PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) selaku Pemegang Saham Utama akan melaksanakan seluruh HMETD.

Hal yang sama juga akan dilakukan Wealth Track Technology Limited (WTT), selaku Pemegang Saham Pengendali yang telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD.

Namun, jika setelah penjatahan HMETD, termasuk pengambilan saham tambahan, masih tersisa Saham Baru yang belum dipesan, maka  PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) akan bertindak sebagai Pembeli Siaga.

Tapi, TRIM telah menyatakan, tidak akan menjadi pemegang saham pengendali. Sebab saham yang dibeli itu akan dijual kepada para calon investor melalui mekanisme private placement yang akan dilakukan pada hari yang sama.