Akhir September 2018, ARTO Catat Rugi Rp10,81 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) pada akhir September 2018 mencatatkan rugi tahun berjalan setelah pajak sebesar Rp10,181 miliar atau memburuk dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp8,84 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan perseroan periode yang berakhir tanggal 30 September 2018 yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (23/10/2018).

Jelasnya, laporan tersebut mengungkapkan, pendapatan bunga oleh emiten perbankan itu, tercatat sebesar Rp52,05 miliar atau turun dibandingkan akhir September 2017 yang tercatat sebesar Rp58,23 miliar. Sedangkan beban bunga sebesar Rp30,52 miliar atau turun dari periode sebelumnya (2017) yang tercatat sebesar Rp35,14 miliar.

Pada sisi lain, pendapatan operasional selain bunga tercatat sebesar Rp3,78 miliar dan beban  operasional selain bunga tercatat sebesar Rp35,3 miliar.

Terakhir, aset ARTO tercatat sebesar Rp733, 3 miliar atau turun dibanding akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp880,5 miliar. Dimana total kredit tercatat sebesar Rp428,04 miliar dan Dana Pihak Ketiga tercatat sebesar Rp582,9 miliar.

Sedangkan rasio kewajiban penyedian modal minimum sebesar 20,78%, NPL net 4,49%, BOPO 118,02%, ROA -1,8%, ROE -10,38%, NIM 4,87% dan LDR 73,42%.