Catat Defisit Rp1,18 Triliun, IBFN Cari Investor Baru

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Intraco Penta Tbk (IDX: INTA) tengah mencari investor baru bagi anak usahanya yang bergerak dibidang pembiayaan - PT Intan Baruprana Finance Tbk (IDX: IBFN).

Langkah itu dilakukan karena modal anak usaha tersebut telah negatif dan tidak memenuhi syarat minimal yang ditetapkan regulator.

Mengutip keterangan resmi emiten pembiayaan itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (03/6/2021), bahwa perseroan harus melakukan peningkatan modal sehingga dapat memenuhi ketentuan rasio permodalan dengan cara Penambangan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue) atau dengan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Private Placement).

“Induk usaha membantu pengupayakan mendapatkan investor baru bagi perseroan sehingga kelangsungan usaha perseroan terjaga,” tulis manajemen IBFN.

Dijelaskan, pandemi Covid-19 menekan kinerja perusahaan pembiayaan. Bahkan per 31 Desember 2020, perseroan mengalami akumulasi defisit seniilai Rp1,185 triliun dan mencatatkan defisiensi modal senilai Rp322,308 miliar.

Manajemen juga menjelaskan, bahwa kerugian itu juga disebabkan penerapakan PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) 71 tentang instrumen keuangan.

Untuk diketahui, INTA menguasai 55,07 persen porsi saham IBFN dan Inta Trading mengempit 17,23 persen. Sisanya dikuasai masyarakat.