Ada 21 Perusahaan Ditolak IPO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Minat perusahaan menggalang dana melalui penawaran umum perdana saham atau initial publik offering (IPO) cukup tinggi.

Tapi banyak juga perusahaan yang telah mengajukan pendaftaran tapi dianggap belum siap oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu disampaikan oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

“Tahun lalu, kalau kita terima semua perusahaan (IPO) itu 76,” kata dia.

Namun total perusahaan yang sukses menggalang dana melalui IPO pada tahun 2019 'hanya' sebanyak 55 entitas. Sehingga terdapat 21 perusahaan belum memenuhi persyaratan untuk menjadi emiten.

Meski demikian, Nyoman enggan merinci lebih jauh mengenai penolakan tersebut.

Tapi, kata dia, perusahaan yang dipertimbangkan menggalang dana masyarakat melalui IPO adalah perusahaan yang memiliki keberlangsungan usaha jangka panjang.

“Tentunya yang dipertimbangkan masuk bursa adalah yang punya prospek dan kesempatan maju,” kata dia.

Sementara itu, hingga akhir Januari 2020, BEI mencatatkan delapan emiten baru dan saat ini terdapat 29 perusahaan tengah menunggu pernyataan efektif dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Rinciny, sebanyak 11 perusahaan dengan aset lebih Rp250 miliar, 12 perusahaan dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, dan enam perusahaan dengan aset kurang dari Rp50 miliar.

Sedangkan dari sisi sektornya, 9 perusahaan berasal dari sektor perdagangan, services dan investasi, 8 perusahaan dari sektor keuangan, 7 perusaahan dari sektor infrastruktur, 6 perusahaan dari sektor properti, 5 perusahaan konsumer, 4 perusahaan aneka industri, 3 perusahaan dari sektor industri dasar, 2 perusahaan tambang dan 1 perusahaan dari sektor pertanian.