ANALIS MARKET (22/1/2020) : Harga Komoditas CPO yang Melemah Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (21/1), IHSG menerima net buy asing senilai Rp220 miliar.

Selain itu, tepat pada penutupan perdagangan Selasa (21/01), PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) mencatatkan crossing shares senilai Rp564,8 miliar.

Meskipun mencatatkan net buy, IHSG senada dengan bursa Asia ditutup melemah lantaran International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia 2020 menjadi 3,3% dari 3,4%.

Revisi turun pertumbuhan ekonomi global didasari proyeksi melambatnya pertumbuhan ekonomi India dan potensi memburuknya hubungan AS dan mitra dagangnya.

Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,22% ke level 13.669

Di sisi lain, setelah sempat libur untuk memperingati Martin Luther King Jr, Dow Jones ditutup melemah 0,52% ke level 29.196.

Pelemahan ini dipicu oleh penurunan optimisme pelaku pasar setelah Menteri Keuangan AS Steven Munchin menyatakan bahwa kesepakatan fase dua antara AS dan Tiongkok tidak berarti adanya pencabutan tarif.

Di sisi komoditas, harga CPO melemah disebabkan oleh pembatasan pembelian CPO oleh India sebagai importir terbesar di dunia.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (22/1/2020).