Tensi AS-Tiongkok Mencuat, Wall Street dan Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street makin melemah pada Jumat (2/8/2019) dipicu mencuatnya kembali tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 98,41 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 26.485,01. Indeks S&P 500 merosot 21,51 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 2.932,05. Indeks komposit Nasdaq anjlok 107,05 poin, atau sekitar 1,32 persen, menjadi 8.004,07.
Indeks Dow Jones dan S&P 500 mencapai level terendah sejak akhir Juni lalu. Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq telah merosot lima sesi beruntun. Imbal hasil obligasi AS mengalami penurunan mingguan tertajam dalam tujuh tahun terakhir.  

Tensi antara AS-Tiongkok kembali mencuat setelah Presiden AS Donald Trump mengungkap rencana penetapan tarif sebesar 10 persen terhadap produk impor senilai US$300 miliar, atau sekitar Rp4.300 triliun, dari Tiongkok mulai 1 September mendatang apabila Presiden Tiongkok Xi Jinping tidak dengan cepat menyetujui kesepakatan dagang dengan AS.

Dalam laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS, disebutkan bahwa nonfarm payrolls naik 164.000 bulan lalu, sesuai dengan ekspektasi para ekonomi.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, delapan di antaranya berakhir di teritori negatif. Indeks sektor teknologi anjlok 1,7 persen karena perusahaan yang bergerak di sektor ini meraup sebagian besar pendapatannya dari bisnis di Tiongkok. Indeks Philadelphia Semiconductor anjlok 1,6 persen, saham Apple terjun 2,1 persen.  

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman September 2019 naik 1,8 persen menjadi US$1.457,50 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat dipicu mencuatnya kembali tensi AS-Tiongkok. Indeks STOXX 600 Eropa anjlok 2,5 persen ke level terendah dalam enam pekan terakhir.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, terjun 177,81 poin, atau sekitar 2,34 persen, menjadi 7.407,06. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, tergelincir 380,71 poin, atau sekitar 3,11 persen, menjadi 11.872,44.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 140,60 poin, atau sekitar 1,56 persen, menjadi 8.897,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis turun 198,41 poin, atau sekitar 3,57 persen, menjadi 5.359.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2128 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,2 persen menjadi 1,0916 euro per pound.