Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (15/8/2019), dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori positif dipicu positifnya data penjualan ritel.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones naik 99,97 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 25.579,39. Indeks S&P 500 meningkat 7 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 2.847,6.  

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, enam di antaranya menguat dipimpin indeks barang konsumsi.

Indeks komposit Nasdaq sebaliknya turun 7,32 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 7.766,62. Penurunan yang terjadi dipicu anjloknya saham Cisco System Inc sebesar 8,6 persen setelah melaporkan merosotnya penjualan di Tiongkok sebesar 25 persen akibat berlangsungnya perang dagang AS-Tiongkok.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu kekhawatiran melemahnya perekonomian global. Harga emas untuk pengiriman Desember 2019 naik 0,2 persen menjadi US$1.531,20 per ons. Nilai tukar dolar AS stabil dengan indeks dolar AS berada di angka 97,949.

Bursa saham Eropa melemah pada Kamis setelah Tiongkok mengeluarkan ancaman akan melakukan retaliasi terhadap tarif AS. Namun indeks STOXX 600 Eropa hanya turun 0,3 persen berkat positifnya data ekonomi AS, dengan penjualan ritel Negeri Paman Sam meningkat sebesar 0,2 persen pada Juli. Para analis memperkirakan penjualan ritel AS turun 0,2 persen pada bulan tersebut.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 80,87 poin, atau sekitar 1,13 persen, menjadi 7.067,01. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 79,99 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 11.412,67.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pelemahan tipis 3,70 poin menjadi 8.519. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis melorot 14,37 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 5.236,93.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2080 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,0846 euro per pound.