ANALIS MARKET (22/8/2019) : Kemungkinan Rupiah Bergerak Lebar Dalam Kisaran Antara Rp.14.230 - Rp.14.280 per USD
Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, Indeks futures di bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks akan bergerak mixed hari ini, Kamis (22/8/2019), namun cenderung naik terbawa sentimen naiknya indeks di bursa global semalam (21/8) dan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini.
Adapun mata uang kuat Asia, Sin dolar dan HK dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah, tetapi kemungkinan rupiah ditutup menguat dengan penjagaan Bank Indonesia.
“Kemungkinan rupiah bergerak lebar dalam kisaran antara Rp.14.230 - Rp.14.280 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Ekonom/Kepala Riset SAM dalam riset yang dirilis Kamis (22/8/2019).
Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti hasil RDG BI hari ini (22/8), yang kemungkinan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan 7DRR tetap di level 5,75%, walaupun ada pertimbangan turun mengingat pertumbuhan ekonomi di Q2-2019 tercatat 5,05%.
Selain pertimbangan faktor dometik, Bi juga pertimbangan keputusan suku bunga the Fed. Kemungkinan the Fed masih akan pertahankan suku bunganya hingga pertemuan bulan Desember 2019 mendatang.
Sementara dari eksternal, notulensi The Fed hasil pertemuan 30-31 Juli lalu menyatakan bahwa penurunan suku bunga pada pertemuan tersebut merupakan mid-cycles adjustment untuk mengantisipasi outlook ekonomi global yang melambat, ketidakpastian kebijakan perdagangn, dan mempercepat inflasi menuju target. Selanjutnya, The Fed akan sangat bergantung pada perkembangan data.

