Investor Inginkan Kabinet Jokowi Diisi Kalangan Profesional

Foto : Istimewa

Pasardana.id - Tim Katadata Insight Center (KIC) melakukan survei terhadap 260 investor institusi yang mengelola dana investasi sebesar Rp 700 triliun. 

Hasilnya, 65 persen dari ratusan perusahaan investasi ini ingin tim ekonomi kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi di periode kedua, diisi seluruhnya oleh kalangan profesional. 

Sementara, 32 persen masih ingin tim ekonomi diisi secara berimbang oleh kalangan profesional dan politisi.

“Hanya 3 persen investor institusi yang menilai tim ekonomi ideal jika diisi oleh politisi," ujar CEO Katadata.co.id, Metta Dharmasaputra di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Dari banyak tim ekonomi ini, Metta menyebut ada dua jabatan yang dinilai strategis oleh investor yaitu Menteri Keuangan dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Untuk jabatan Menteri Keuangan, 96 persen investor ingin jabatan ini diisi kalangan profesional.

Lalu 3 persen saja yang ingin jabatan ini diisi profesional terafiliasi partai dan 1 persen dari politisi.

Data ini, kata Metta, menunjukkan bahwa posisi Menteri Keuangan dari kalangan profesional menjadi perhatian utama para investor.

Seandainya Jokowi memilih menteri dari kalangan politisi, kemungkinan akan ada konsekuensi lanjutan yang diberikan investor dan pasar.

“Jadi jangan pertaruhkan jabatan Menteri Keuangan kalau ingin lari dengan cepat,” kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur Riset Center of Reform on Economic Indonesia Piter Abdullah mengatakan, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan merupakan dua posisi penting yang wajib diisi oleh kalangan profesional.

“Menko Perekonomian itu penting karena tugasnya mengkoordinasikan semua menteri ekonomi di kabinet,” kata dia. 

Hasil survei terdapat di dalam Katadata Investor Confidence Index Q2 2019. Responden terdiri dari 260 orang pengelola dana di perusahaan investasi, dana pensiun dan asuransi.

Survei dilakukan melalui wawancara telepon dan email yang dilakukan pada 24 Juni 2019 hingga 2 Juli 2019.