Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp135 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan surat utang (obligasi) sepanjang tahun 2019 akan mencapai Rp135 triliun, sedangkan penerbitan tahun 2018 tercatat sebesar Rp 105,3 triliun.

Hanya saja, penerbitan obligasi korporasi hingga tanggal 30 Juni 2019 baru mencapai Rp52,5 triliun atau setara dengan 50% dari nilai penerbitan di tahun 2018.

Direktur Utama Pefindo, Salyadi Saputra mengatakan, penerbitan obligasi di kuartal I 2019 tergolong sepi dikarenakan imbas dari kenaikan suku bunga pada kuartal II 2018. Tapi, jika terjadi penurunan suku bunga maka akan mendorong penerbitan obligasi.

"Kita perkirakan sampai akhir tahun sama (dengan 2018) yaitu sebesar Rp 135 triliun," Salyadi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Lebih lanjut Salyadi menuturkan, kondisi tahun ini berbalik dengan tahun lalu. Pada tahun ini, jelasnya, memang di semester I melambat, tetapi pada semester II diperkirakan penerbitan obligasi bakal ramai.

"Jadi trennya, di tahun lalu (2018) di semester pertama besar, karena tingkat suku bunga rendah, setelah kenaikan suku bunga agak menurun itu untuk tahun lalu," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Pefindo, terdapat obligasi senilai Rp37,12 triliun yang telah mendapat peringkat tapi belum diterbitkan.