42 Perusahaan Incar Rp75,5 Triliun Dari Penerbitan Obligasi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pasar surat utang korporasi atau Obligasi pada tahun 2021 tergolong lebih bergairah dibanding tahun 2020.

Hal itu terlihat dari data penerbitan obligasi sepanjang semester I 2021 yang tercatat senilai Rp43,37 triliun, atau naik 44,4 persen dibanding periode yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp30,03 triliun.

Menurut Direktur Utama Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Salyadi Saputra bahwa penerbitan obligasi di semester I 2021 didorong adanya kepercayaan pelaku pasar akan membaiknya ekonomi dan program vaksin Covid-19.

“Dari sisi penerbit obligasi semester I 2021 mencapai 28 penerbit. Sedangkan periode yang sama tahun 2020 sebanyak 27 penerbit,” kata dia dalam paparan media secara daring, Kamis (08/7/2021).

Hanya saja, jelas dia, menginjak semester II 2021, penerbitan obligasi akan dibayangi oleh kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat terkait tapering dan PPKM Darurat penanganan lonjakan kasus terinfeksi Covid-19.

“Faktor itu akan menjadi bahan pertimbangan calon penerbit obligasi,” kata dia.

Adapun Pefindo hingga 30 Juni 2021 masih memegang mandat pemeringkatan surat utang yang belum diterbitkan senilai Rp75,58 triliun dari 45 perusahaan.

Sedangkan hingga akhir tahun, total penerbitan obligasi masih dalam kajian Pefindo.

“Kami akan menyampaikan perubahan target penerbitan obligasi dalam waktu dekat ini,“ kata dia.

Sebelumnya, Pefindo menaksir penerbitan obligasi sepanjang tahun 2021 mencapai Rp122 triliun hingga Rp159 triliun. Hal itu didasarkan nilai obligasi yang jatun tempo mencapai Rp125,4 triliun.