ANALIS MARKET (12/4/2019) : Indeks Diproyeksi Flat, Cermati Pergerakan Saham Sektor Komoditas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun kemarin (11/4), ditekan oleh sektor perbankan.

Adapun sector perdagangan yang mengalami Top Losers JCI, yaitu: Basic Industry (-2.3%), Consumer (-1.1%), Infrastructure (-0.9%).

Berbeda dengan IHSG, INNI Index bergerak flat kemarin (11/4), sebesar -0,01%.

Kemarin (11/4), aksi beli masif investor asing terlihat pada saham BBRI sebesar Rp108 miliar. Sementara RUPS Bank BCA menyetujui pembagian dividen Rp340/saham. Kemudian BEI dikabarkan tengah mengkaji untuk men-delisting saham KRAS setelah resmi selama 7 tahun terakhir mengalami rugi bersih secara berturut.

Disisi lain, investor asing melakukan net buy sebesar Rp546 miliar. Sektor industri dasar khususnya semen pada saham SMGR mencatatakan net buy sebesar Rp18,4 miliar.

Investor asing merespon positif atas konsolidasi dari SMGR dan SMCB untuk prospek kedepannya dapat mempercepat ekspansi hilir, meningkatnya kapasitas prduksi dan diversifikasi produk.

Sementara, investor domestik mencatatkan net buy sebesar Rp242,2 miliar pada sektor perbankan dan Rp 70,82 untuk sektor konsumer seiring dengan pesta demokrasi yang akan digelar pekan depan.

Dari pasar global, Dow Jones ditutup melemah sangat tipis -0,05% semalam (11/4), seiring dengan dimulainya musim rilis laporan keuangan 1Q19.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, hari ini, kami prediksikan INNI Index bergerak flat. Perhatikan saham-saham sektor komoditas seiring rilis data inflasi tingkat produsen (PPI) Tiongkok +0,4% y-y, tercatat sebagai kenaikan pertama dalam 9 bulan terakhir. Ini pertanda dunia usaha Tiongkok mulai pulih kembali ditopang oleh stimulus fiskal dan moneter dari Bank Sentral Tiongkok,” jelas analis NH Korindo Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Jumat (12/4/2019).