ANALIS MARKET (20/3/2019) : Pasar Menunggu Keputusan The Fed dan BI Dalam Menyikapi Suku Bunga Acuan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun kemarin (19/3), ditekan oleh sektor konsumer dan infrastruktur. Adapun sector perdagangan yang mengalami Top Losers JCI, yaitu: Basic Industry (-1.10%), Misc. Industry (-1.10%), Consumer (-1.00%).

Sementara itu, INNI Index bergerak melemah -0,08%, atau lebih baik dibandingkan IHSG yang turun - 0,45%.

Hal ini seiring dengan koreksi saham HMSP (top 3 weight di IHSG, namun tidak termasuk dalam INNI) hingga 2,1%. Adapun yang menjadi Top Losers INNI, yaitu: Agriculture (-1.67%) dan Misc. Industry (-1.35%).

Lebih rinci, riset juga menyebutkan, Investor asing masih mencatatkan net buy hingga Rp170 miliar kemarin, dengan sektor perbankan masih menerima net buy asing sebesar Rp361 miliar.

Pemberat indeks berasal dari sektor aneka industi. Industri otomotif yang termasuk dalam sektor aneka industri terkoreksi hingga 1,4%.

Hal ini terkait rilis data penjualan kendaraan bermotor Februari 2019 yang hanya sebesar 81.684 unit, turun dibandingkan 94.399 unit pada Februari 2018.

Adapun Investor domestik mencatatkan net buy untuk industri makanan hingga Rp109 miliar. Investor domestik melihat bahwa prospek makanan-minuman di Indonesia masih tetap tinggi ditopang oleh konsumsi yang cenderung meningkat menjelang pemilihan presiden.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan hari ini INNI index akan bergerak sideways, sembari investor mulai melihat bagaimana keputusan The Fed dan BI dalam menyikapi suku bunga acuan. Ekonom memperkirakan, BI akan menahan suku bunga di level 6,0% dan Fed Rate sebesar 2,5%. Kejutan bagi pelaku pasar akan timbul jika kedua bank sentral memberikan keputusan di luar perkiraan para ekonom,” sebut analis NH Korindo dalam riset yang dirilis Rabu (20/3/2019).