ANALIS MARKET (22/11/2019) : Kebijakan BI yang Menahan Tingkat Suku Bunga Acuan Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (21/11), IHSG mencatatkan net sell sebesar Rp404 miliar dengan porsi terbesar mencapai Rp105 miliar dibukukan oleh sektor telekomunikasi.

Tak hanya IHSG, Bursa Asia pun melemah dipicu oleh penundaan penandatanganan kesepakatan dagang tahap I antara AS dan Tiongkok hingga 2020.

Tiongkok masih menanti penghapusan bea masuk yang lebih agresif dari AS dan sinyal The Fed untuk tidak melakukan pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,02% ke level 14.092 per dolar AS.

Di sisi lain, Dow Jones ditutup melemah 0,20% ke level 27,766 ditekan oleh sektor properti yang menurun hingga 1,4%.

Berbanding terbalik dengan sektor properti, sektor energi menguat 1,6% ditopang harapan perpanjangan penurunan produksi minyak hingga 2020 oleh OPEC.

Dari sisi domestik, Bank Indonesia memutuskan untuk tetap menahan suku bunga acuan di level 5% setelah Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 20-21 November 2019.

“Kondisi tersebut diatas berpotensi jadi sentiment penggerak indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (22/11/2019).