Dorong Masyarakat Berinvestasi di Pasar Modal Syariah, BEI Gelar Ajang Sharia Investment Week 2019

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Dalam rangka memberikan penghargaan dan apresiasi kepada insan Pasar Modal Syariah Indonesia, serta mengedukasi masyarakat luas terkait Pasar Modal Syariah, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar acara inklusi Pasar Modal Syariah bertajuk Sharia Investment Week (SIW) 2019 pada 21 – 23 November 2019, pukul 09.00 – 17.00 WIB, di Main Hall BEI.

“Diharapkan, penyelenggaraan acara SIW 2019 menjadi gerbang pembuka bagi investor saham syariah, baik pemula maupun investor aktif untuk lebih memahami Pasar Modal Syariah, serta lebih menebarkan semangat berinvestasi kepada masyarakat dari berbagai golongan,” sebut pernyataan BEI dalam siaran pers, Kamis (21/11).

Terdapat 3 (tiga) tema berbeda yang diangkat oleh SIW 2019 setiap harinya, yaitu Pasar Modal Syariah, Filantropi Islam & Fintech Pasar Modal Syariah, serta Investasi Syariah untuk Generasi Muda dan Keluarga.

Acara SIW 2019 terdiri dari 6 (enam) sesi seminar/talk show tematik yang berbeda setiap hari dengan menghadirkan serangkaian narasumber kompeten maupun public figure yang mewakili masyarakat dan telah menjadi investor di Pasar Modal Syariah.

Pada Kamis (21/11), acara dibuka dengan sambutan oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dan Keynote Speech yang disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen.

Pembicara yang akan mengisi acara, antara lain; Direktur Pasar Modal Syariah OJK Fadilah Kartikasasi, Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, dan Anggota DSN MUI Adiwarman Karim, dengan judul sesi “Masa Depan Pasar Modal Syariah”. Kemudian sesi ke-2 bertemakan “Strategi Investasi bagi Investor Syariah” dengan pembicara Lukas S. Atmadja, PT Panin Asset Management Rudiyanto, dan Anggota DSN MUI M. Bagus Teguh Perwira, pada hari pertama SIW 2019.

Hari ke-2 SIW 2019 dibuka dengan Peluncuran Wakaf Saham oleh Phillip Sekuritas dan Panin Sekuritas dan dilanjutkan dengan 2 sesi seminar.

Seminar pada sesi I mengangkat tema “Filantropi di Pasar Modal Syariah” dengan narasumber Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh, Direktur Utama BAZNAS M. Arifin Purwakananta, dan Wakil Ketua BWI Imam T. Saptono.

Lalu untuk sesi ke-2 menampilkan narasumber Ketua Asosiasi Fintech Syariah Ronald Yusuf W., Anggota DSN MUI Azharuddin Latif, dan Direktur XDana Imas Sihombing.

Penutupan acara SIW 2019 pada Sabtu (23/11) diawali dengan talk show sesi I dengan tema “Investasi Syariah 4.0” yang diisi oleh pembicara Founder Komunitas Investor Saham Pemula Frisca Devi, Alumni FoSSEI Irsyad Al Ghifari, serta Influencer Investor Syariah Munira Agile.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Seminar sesi ke-2 mengambil tema “Keluarga Berkah dengan Investasi Syariah” dengan pembicara Founder ZAP Finance Prita Ghozie, Founder Komunitas Syariah Saham Asep Muhammad Saepul Islam, dan Influencer Investor Syariah Qonita Al Jundiah.

Acara SIW 2019 ditutup dengan pengundian Doorprize, Grandprize, serta penampilan Endah N Rhesa.

Asal tahu saja, Pasar Modal Syariah telah berhasil meraih penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) Award 2019 untuk kategori The Best Islamic Capital Market Award 2019 pada September 2019 yang lalu.

Oleh karena itu, SIW 2019 juga bertujuan untuk meningkatkan literasi terkait Pasar Modal Syariah di masyarakat secara luas, serta menyediakan forum networking antara sesama stakeholders di Pasar Modal Syariah yang berasal dari latar belakang beragam.

Sampai saat ini, perkembangan industri Pasar Modal Syariah terus berjalan, searah dengan pemerintah yang memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Islam.

Berdasarkan data yang ada, jumlah investor di Pasar Modal Syariah yang terus meningkat, yaitu sebesar 41 persen menjadi 62.840 investor sampai dengan xx November 2019.

Adapun per Oktober 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat tumbuh 51 persen sejak diluncurkan pada 2011 yang lalu, yang dalam indeks tersebut terdapat 413 saham syariah mencakup 63 persen dari total saham yang tercatat di BEI.