Tujuh Indeks Sektoral Menghijau, IHSG Berlanjut Positif Ke Level 6.158

Foto : Abdul Azizi/Pasardana.id

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (15 /10/2019) menguat 31,289 basis point atau berlanjut positif 0,51% ke level 6.158,166. Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.118 hingga batas atas pada level 6.158.

Indeks LQ45 mengalami kenaikan 0,55% ke level 959,737. Selanjutnya, IDX30 menguat 0,54% ke level 522,560. Sementara itu, IDX80 juga positif 0,65% ke level 136,818. Kemudian, JII menguat 0,38% ke level 679,439. 

Sebanyak tujuh Indeks sektoral menguat dan tiga indeks sektoral lainnya melemah. Sektor yang menguat, antara lain; Consumer yang positif 46%, Manufaktur menguat 1,07%, Finance naik 0,30%, Trade menguat 0,38%, Basic Industry positif 2,81%, Property menguat 0,23%, Infrastruktur positif 0,24%.

Sementara sektor yang masih melemah, antara lain: Mining melemah -0,22%, Aneka Industri terkoreksi -0,20% dan Agri terkoreksi -0,27%.

Adapun saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; IRRA yang naik 186 point atau menguat  49,73% ke level 560. Dilanjutkan SLIS yang naik 155 point atau menguat 24,60% ke level 785. PYFA menguat 23,75% atau bertambah 38 point ke level 198. HDFA menguat 17,59% atau naik 22 point ke level 147. ISSP menguat 17,31% atau naik 31 point ke level 210.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; PDES -235 point atau melemah 17,53% ke level 1.105. ALKA melemah 16,18% atau koreksi -78 point ke level 404. INAF -125 point atau melemah 9,36% ke level 1.210. BOSS turun -70 point atau melemah 9,33% ke level 680. LMAS melemah -5 point atau turun 8,33% ke level 55.

Di sisi lain, investor melakukan transaksi sebanyak 540.860 kali senilai Rp8,612 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp6,910 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,702 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,129 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,772 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp643 miliar.