Beberapa Perusahaan Urung Go Public Tahun Ini, Bos BEI : Itu Keputusan Bisnis yang Wajar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Setiap perusahaan dalam melangsungkan IPO dapat mempertimbangkan pemilihan waktu dan moment yang tepat berdasarkan rekomendasi dari penjamin emisi (underwriter).

Demikian disampaikan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menyikapi keputusan beberapa perusahaan yang menunda untuk melepas sahamnya ke publik melalui aksi Initial Public Offering (IPO) tahun ini.

“Begini loh, mereka sudah mempersiapkan keputusan itu, tapi keputusan timing yang tepat itu (untuk IPO), pasti underwriter yang akan menentukan (waktu) yang tepat,” jelas Inarno, di gedung BEI Jakarta, Kamis (21/11).

Menurutnya, jika situasi dan kondisi pasar kurang mendukung, maka kemungkinan besar IPO dapat ditunda atau diundur. Hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam keputusan berbisnis.

“Kalau memang sekiranya kondisi luarnya sedang bergejolak saat ini, pasti akan diundur, (itu) keputusan bisnis saja,” ucapnya.

Ditambahkan, pihaknya (BEI) tidak dapat menentukan waktu dan tanggal listing di lantai bursa karena hal tersebut merupakan keputusan dari calon emiten dan penjamin emisi.

“Saya enggak tahu, keputusan timing-nya kan bukan di kita. Timing ada di underwriter dan emitennya untuk go public,” jelasnya lagi.

Asal tahu saja, beredar kabar sejumlah perusahaan besar menunda untuk melepas sahamnya ke publik melalui Initial Public Offering (IPO) tahun ini. Perusahaan yang dimaksud, adalah; PT Lion Mentari Airlines, PT Softex Indonesia dan PT Uni-Charm Indonesia.