Jelang Laporan Keuangan Basi, Satria Antaran dan Super Energy Raih Pernyataan Efektif

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan pernyataan efektif penawaran umum perdana saham PT Super Energy Tbk  dan PT Satria Antaran Prima Tbk. Padahal laporan keuangan untuk menyusun prospektus dua calon emiten akan berakhir pada 28 September 2018.

Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Syafrudin menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima penitipan kolektif KSEI atas saham PT Satria Antaran Prima Tbk dan PT Super Energy Tbk.

“PT Satria Antaran Prima Tbk dan PT Super Energy Tbk mendapat penyataan efektif pada tanggal 26 September 2018,” tulis Syafrudin dalam keterangan resmi , Kamis (27/8/2018).

Jelasnya, PT Super Energy Tbk akan mencatatkan saham perdana pada tanggal 5 Oktober 2018, setelah melakukan masa penawaran umum pada tanggal 28 September hingga 1 Oktober 2018 dan masa penjatahan pada tanggal 5 Oktober 2018.

Diterangkan, Super Energy telah menetapkan harga penawaran Rp155 dan saham yang ditawarkan 240 juta lembar. Sehingga, dana yang akan diraup sebesar Rp37,2 miliar. Bersamaan dengan itu, Super Energy melaksanakan konversi Mandatory Convertible Bond senilai Ro46,12 miliar dan akan ditukar dengan 297,576 juta lembar saham.

Sementara itu, PT Satria Antaran Prima Tbk akan mencatatkan sahamnya pada tanggal 3 Oktober 2018, setelah melakukan penawaran umum pada tanggal 27 September 2018 dan penjatahan pada tanggal 1 Oktober 2018.

Lebih rinci disebutkan, Satrian Antaran Prima menawarkan 433,33 juta lembar saham dengan harga penawaran Rp250 perlembar saham. Dengan demikian akan meraup dana sebesar Rp108,33 miliar.