Dana Desa Terancam Hangus Jika Tidak Dicairkan Akhir Juni Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Budiarso Teguh Widodo mengungkapkan bahwa dana desa yang tidak dicairkan dalam waktu tertentu, maka anggaran dana desa tersebut akan hangus.

Hal ini disampaikan, mengingat lambatnya penyaluran dana desa dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) karena hal teknis.

"Masih banyak daerah yang belum memenuhi persyaratan yaitu penetapan peraturan bupati dan wali kota tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa," kata Budiarso di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Meski demikian, ia optimistis pada akhir Juni atau semester I-2018 penyaluran dana desa mencapai 60% atau Rp 36 triliun.

"Tapi dengan langkah kami memanggil seluruh bupati dan wali kota yaitu 434 wali kota ke Jakarta kemarin, saat ini untuk dana desa tahap satu sudah 100% tersalurkan Rp 12 triliun. Pada tahap kedua, dari alokasi Rp 24 triliun baru tersalurkan Rp 4,68 triliun atau baru 19,5%, meliputi 97 daerah dan 14.773 desa," ujar Budiarso.

Untuk diketahui, Kementerian Keuangan melaporkan bahwa realisasi pencairan dana desa sampai 30 April 2018 ‘hanya’ sebesar Rp 14,27 triliun. Realisasi ini lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 16,65 triliun.