ANALIS MARKET (21/11/2018) : Dihantui Sentimen Negatif dari Eksternal, IHSG Diestimasi Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun tipis pada Senin (19/11) lalu, seiring aksi profit taking oleh investor lokal dan penguatan mata uang rupiah. Adapun sector perdagangan yang mengalami Top Losers, yaitu: Infrastructure (-1.43%), Mining (-1.00%), Consumer (-0.39%).

Sementara itu, Bursa global bergerak melemah kemarin (20/11) pasca penangkapan CEO Nissan terkait dugaan kelalaian. Pasar AS ditekan oleh pelemahan sektor teknologi dan sektor energi terkait tren penurunan harga minyak. Pelemahan sektor teknologi AS ini turut menjalar ke sektor teknologi Eropa. Selain itu, kekhawatiran akan potensi pelambatan ekonomi pada 2019 turut menekan pergerakan pasar global.

Lebih lanjut riset juga menyebutkan, pada hari ini, Rabu (21/11/2018), IHSG diproyeksi akan terkena imbas dari tumbangnya pasar global.

Sentimen negatif datang dari ekspektasi terhadap perlambatan ekonomi AS pada 2019. JP Morgan memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan turun menjadi 1,9% pada 2019, lebih rendah dibandingkan dengan 3,1% pada 2018.

Di sisi lain, harga minyak dunia yang kembali tumbang 7% menunjukkan kekhawatiran pada pertumbuhan ekonomi global.

Di sisi lain, sentimen positif datang dari estimasi Goldman Sachs yang memperkirakan bahwa pasar saham di negara berkembang akan pulih pada 2019 dan memberikan return dua digit. Bahkan Goldman memperkirakan bahwa pasar saham Asia akan mengalahkan Amerika Latin.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, untuk hari ini kami mengestimasi IHSG bergerak melemah dengan support range 5949-5959 dan resistance range 6022-6028,” sebut analis NH Korindo dalam laporan riset yang dirilis Rabu (21/11/2018).

Adapun sebagai rekomendasi saham untuk aksi Trading Buy, riset menyebut: ANTM, MAPI, dan JPFA layak untuk dikoleksi diperdagangan hari ini, Rabu (21/11/2018).