Lelang Surat Utang Syariah Akan Ramai Peminat

foto : istimewa

Pasardana.id - Lelang surat berharga syariah negara (SBSN) yang diadakan Selasa (3/5/2016) siang ini diperkirakan ramai peminat. Nilai penawaran yang masuk diperkirakan lebih dari dua kali lipat dari target indikatif pemerintah.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk pada lelang hari ini akan berkisar antara Rp10 ââÅ¡¬“ 15 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada seri SPN-S 04112016 dan PBS009,"jelas analis obligasi MN Securities, I Made Adi Saputra di Jakarta, Selasa.

Adapun tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan pada lelang hari ini adalah sebagai berikut. Surat Perbendaharaan Negara seri SPN-S 04112016 berkisar antara 5,31250 - 5,40625. Seri  PBS006 berkisar antara 7,43750 - 7,53125 dan PBS009 berkisar antara  7,00000 - 7,09375. Sedangkan PBSS011 berkisar antara 7,87500 - 7,96875; dan terakhir, PBS012 berkisar antara 8,18750 - 8,28125.

Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 3 Mei 2016. Seri SBSN yang  akan dilelang adalah seri SPN-S dan SBSN PBS berbasis proyek (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2016. Target indikatif penerbitan adalah senilai Rp4  triliun.

Seri SBSN yang akan dilelang antara lain Seri SPN-S 04112016 (New Issuance), PBS006 (Reopening), PBS009 (Reopening), PBS011 (Reopening), dan PBS012 (Reopening).
 
Made mengatakan adanya koreksi harga pada duahari belakangan ini akan menjadikan tingkat imbal hasil Surat Utang Negara cukup menarik untuk kembali dilakukan akumulasi. Adanya koreksi harga Surat Utang Negara pada tenor panjang mejadikan Surat Utang Negara dengan tenor pendek secara relatif menjadi lebih mahal dibandingkan dengan tenor panjang.